Benyamin Davnie Kunjungi Kampung Tangguh

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie mengunjungi kampung Marga Jaya, Pakulonan, RT 02/04, Serpong Utara yang akan menjadi percontohan kampung tangguh

    Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie mengunjungi kampung Marga Jaya, Pakulonan, RT 02/04, Serpong Utara yang akan menjadi percontohan kampung tangguh "Jawara Tangsel".

    INFO NASIONAL — Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, mengunjungi kampung Marga Jaya, Pakulonan, RT 02/04, Serpong Utara, yang akan menjadi percontohan Kampung Tangguh "Jawara Tangsel".

    Benyamin Davnie mengatakan dalam Kampung Tangguh itu nantinya ada keterlibatan masyarakat dalam suatu wilayah tertentu. Awal rencana pembentukan Kampung Tangguh karena dipicu adanya Covid-19 yang terus bertambah.

    Kampung Tangguh diharapkan bisa menjaga lingkungan agar tetap aman dari bahaya Covid-19. "Tapi di luar itu tentunya Kampung Tangguh ini juga kita harapkan bisa menjadi contoh dalam soal keamanan, ketertiban, dan lainnya," ujarnya selepas meninjau persiapan Kampung Tangguh, Rabu, 17 Juni 2020.

    Benyamin menyampaikan, alasan Kampung Margajaya dipilih sebagai percontohan karena ideal Kampung Tangguh itu ada posko atau ada ruangan, di mana bisa dijadikan tempat untuk membahas berbagai hal oleh tokoh masyarakat dan masyarakat sekitar. Rencananya paling lambat launching Kampung Tangguh pada 1 Juli 2020.

    "Jadi ini mau uji coba dulu. Mudah-mudahan dari unsur pimpinan polri bisa meresmikan Kampung Tangguh ini. Nanti namanya Kampung Tangguh Jawara Tangsel," ucapnya.

    Benyamin menambahkan, selain karena adanya Covid-19 pembentukan Kampung Tangguh juga untuk pemberdayaan produk ekonomi masyarakat. “Tak hanya itu, di dalam Kampung Tangguh juga mencakup bidang keamanan, sosial, dan kesehatan,” katanya. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar TNI-Polri yang Pernah Menjabat sebagai Plt Gubernur

    Penunjukan anggota TNI-Polri menjadi Plt Gubernur sudah sempat terjadi beberapa kali. Penunjukan itu diputuskan oleh Mendagri saat itu, Tjahjo Kumolo.