Pimpinan DPRD Surabaya Apresiasi Unair dalam Penanganan COVID-19

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga antre untuk melakukan tes corona atau COVID-19 di Poli Khusus Corona Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA), Surabaya, Senin, 16 Maret 2020. Poli Khusus Corona  melayani masyarakat yang ingin melakukan pemeriksaan terkait kemungkinan terpapar  virus COVID-19. ANTARA/Moch Asim

    Warga antre untuk melakukan tes corona atau COVID-19 di Poli Khusus Corona Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA), Surabaya, Senin, 16 Maret 2020. Poli Khusus Corona melayani masyarakat yang ingin melakukan pemeriksaan terkait kemungkinan terpapar virus COVID-19. ANTARA/Moch Asim

    TEMPO.CO, Surabaya - Pimpinan DPRD Kota Surabaya, Jawa Timur, mengapresiasi Universitas Airlangga (Unair) atas dedikasinya membantu pemerintah dalam menangani virus corona jenis baru atau COVID-19. "Unair menjadi salah satu kampus pelopor dalam penanganan COVID-19," ujar Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono bersama tiga pimpinan DPRD lainnya saat berkunjung ke kantor Rektorat Unair, Surabaya, Senin, 15 Juni 2020.

    Tiga pimpinan DPRD Surabaya yang ikut berkunjung ke Rektorat Unair dan berdiskusi dengan Rektor Unair M. Nasih tentang penanganan COVID-19 adalah Wakil Ketua DPRD Laila Mufidah (PKB), AH Thony (Gerindra) dan Reni Astuti (PKS).

    Menurut Adi, Unair membuktikan bahwa kampus ini adalah bagian dari sumber ilmu abadi sebagaimana guci berisi air abadi yang dibawa Garuda Mukti, tunggangan Bhatara Wisnu, dalam lambang Unair.

    Adi mengatakan Unair penuh dedikasi dalam membantu pemerintah menangani pandemi COVID-19 seperti halnya Lembaga Penyakit Tropis (LPT) atau Institute of Tropical Disease (ITD) Unair menjadi andalan pengetesan spesimen untuk uji usap (swab) dari berbagai daerah.

    "Rumah Sakit Unair juga menjadi rumah sakit rujukan COVID-19," kata Adi yang juga Ketua DPC PDIP Surabaya ini. Bahkan, Unair telah mendirikan gedung khusus yakni Rumah Sakit Klinik Infeksi (RSKI) untuk pasien COVID-19 yang dipisahkan dengan pasien umum, sehingga pengobatan untuk pasien umum tetap lancar.

    Yang terbaru, Unair menemukan kombinasi regimen dari lima obat untuk penanganan COVID-19. Penemuan kombinasi regimen obat itu, menurut para peneliti Unair, efektif mempercepat pemulihan pasien COVID-19. Penelitian itu didukung Badan Inteljien Negara (BIN) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

    Adi juga mengucapkan selamat kepada Unair yang berhasil menaikkan peringkatnya di jajaran kampus terbaik dunia.

    Bulan ini, kata dia, peringkat Unair menurut QS World University Rangkings (QS WUR) melonjak signifikan menjadi peringkat 521-530 kampus terbaik dunia dari 1.000 kampus dunia. Secara nasional, Unair berada di posisi keempat kampus terbaik.

    "Ini kebanggaan. Seluruh pemangku kepentingan di Surabaya, termasuk DPRD, mendukung Unair terus mendarmabaktikan dirinya bagi dunia riset, pendidikan, dan pengabdian masyarakat sesuai Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dicetuskan di era kepemimpinan Presiden Soekarno," kata Adi yang juga alumnus Unair.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2020 Prioritaskan Keselamatan dan Kesehatan

    Komisi Pemilihan Umum siap menggelar Pemilihan Kepada Daerah Serentak di 9 Desember 2020. KPU prioritaskan keselamatan masyarakat dalam Pilkada 2020.