Megawati Disebut Sudah Teken Dukungan untuk Gibran Jokowi

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyampaikan arahan saat acara pengumuman calon kepala daerah gelombang I di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Rabu, 19 Februari 2020. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyampaikan arahan saat acara pengumuman calon kepala daerah gelombang I di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Rabu, 19 Februari 2020. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri disebut telah meneken surat rekomendasi untuk Gibran Rakabuming maju di pemilihan wali kota Solo. Tiga petinggi PDIP yang mengetahui soal pencalonan Gibran Jokowi itu bercerita bahwa Megawati sudah lama menandatangani surat itu.

    Tiga petinggi PDIP itu mengatakan tidak mungkin partainya mengajukan calon lain. Tapi rekomendasi baru akan diumumkan setelah wabah Corona mereda.

    Ketua PDIP Jawa Tengah Bambang Wuryanto, yang juga ketua badan pemenangan pemilu partai itu, membenarkan kabar bahwa surat rekomendasi sudah ditandatangani Megawati. Soal calon yang akan diusung, “Aku ora ngerti (tidak paham). Itu kewenangan Ibu Megawati,” katanya seperti dikutip dari laporan Majalah Tempo edisi 15 Juni 2020.

    Gibran enggan berkomentar panjang tentang surat rekomendasi itu. “Kita tunggu bersama keputusan Ibu Megawati,” ujarnya.

    PDIP sejatinya telah mendeklarasikan puluhan calon yang diusung dalam Pilkada serentak 2020 pada 19 Februari lalu. Namun saat itu mereka belum mengumumkan jagoannya untuk bertarung untuk Pilkada Solo.

    Menurut seorang petinggi PDIP, penundaan deklarasi Gibran juga mempertimbangkan penolakan dari Dewan Pimpinan Cabang PDIP Solo, yang dipimpin FX. Hadi Rudyatmo, wali kota inkumben. Pada 31 Juli 2019, Rudy-panggilan Hadi Rudyatmo-meminta Gibran Jokowi tak buru-buru berlaga dalam pemilihan kepala daerah. Alasannya, Gibran masih perlu mematangkan pengalamannya di bidang politik. “Menjadi wali kota itu tidak mudah,” ujar Rudy saat itu.

    Rudy menjagokan Wakil Wali Kota Solo Achmad Purnomo dan anggota DPRD tiga periode, Teguh Prakosa. Ketika Gibran mendaftar sebagai kader partai banteng di Pengurus Anak Cabang Banjarsari pada 23 September 2019, Dewan Pimpinan Cabang PDIP Solo justru mengumumkan Purnomo dan Teguh sebagai calon wali kota dan wakil wali kota yang akan diusung. Sejak itulah bursa pencalonan Wali Kota Solo dari PDIP memanas.

    Baca berita selengkapnya di Majalah.Tempo.co

    AHMAD FAIZ | MAJALAH TEMPO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2020 Prioritaskan Keselamatan dan Kesehatan

    Komisi Pemilihan Umum siap menggelar Pemilihan Kepada Daerah Serentak di 9 Desember 2020. KPU prioritaskan keselamatan masyarakat dalam Pilkada 2020.