Izin Orang Tua Salah Satu Syarat Sekolah Zona Hijau Dibuka Lagi

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua guru SMA Negeri 1 Kabila mengawasi siswa yang melakukan ujian semester secara luar jaringan (luring) di rumah siswa di Poowo, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Selasa, 9 Juni 2020. Sejumlah guru di sekolah tersebut mengantarkan soal ujian ke rumah 51 siswa yang tidak memiliki gawai untuk mengikuti ujian secara online . ANTARA/Adiwinata Solihin

    Dua guru SMA Negeri 1 Kabila mengawasi siswa yang melakukan ujian semester secara luar jaringan (luring) di rumah siswa di Poowo, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Selasa, 9 Juni 2020. Sejumlah guru di sekolah tersebut mengantarkan soal ujian ke rumah 51 siswa yang tidak memiliki gawai untuk mengikuti ujian secara online . ANTARA/Adiwinata Solihin

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengatakan salah satu syarat sekolah di zona hijau dibuka lagi pada tahun ajaran baru 2020/2021.

    Nadiem mengatakan, proses pengambilan keputusan dimulainya pembelajaran tatap muka bagi satuan pendidikan di kabupaten/kota dalam zona hijau dilakukan secara sangat ketat dengan persyaratan berlapis.

    Ada empat syarat utama sekolah bisa dibuka. Pertama, kata Nadiem, keberadaan satuan pendidikan di zona hijau menjadi syarat utama yang wajib dipenuhi bagi satuan pendidikan yang akan melakukan pembelajaran tatap muka. 

    Persyaratan kedua, adalah jika pemerintah daerah atau Kantor Wilayah/Kantor Kementerian Agama memberi izin. Ketiga, jika satuan pendidikan sudah memenuhi semua daftar periksa dan siap melakukan pembelajaran tatap muka.

    Keempat, orang tua/wali murid menyetujui putra/putrinya melakukan pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan.

    "Jika salah satu dari empat syarat tersebut tidak terpenuhi, peserta didik melanjutkan belajar dari rumah secara penuh,” ujar Nadiem.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2020 Prioritaskan Keselamatan dan Kesehatan

    Komisi Pemilihan Umum siap menggelar Pemilihan Kepada Daerah Serentak di 9 Desember 2020. KPU prioritaskan keselamatan masyarakat dalam Pilkada 2020.