Nadiem: Sekolah di Zona Merah, Kuning, Oranye Dilarang Buka

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Siswi SD (Sekolah Dasar) belajar menggunakan sistem daring (online) di Jakarta Timur, Kamis 19 Maret 2020. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terus mengembangkan sistem pembelajaran secara daring (dalam jaringan) untuk menekan tingkat penyebaran wabah COVID-19 yang kian masif di Indonesia. ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah

    Siswi SD (Sekolah Dasar) belajar menggunakan sistem daring (online) di Jakarta Timur, Kamis 19 Maret 2020. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terus mengembangkan sistem pembelajaran secara daring (dalam jaringan) untuk menekan tingkat penyebaran wabah COVID-19 yang kian masif di Indonesia. ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah telah mengeluarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, serta Menteri Dalam Negeri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pada Tahun Ajaran dan Tahun Akademik Baru di Masa Pandemi Covid-19.

    Mendikbud Nadiem Anwar Makarim mengatakan, aturan anyar ini memprioritaskan kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, keluarga, dan masyarakat.

    “Jadi, untuk daerah yang berada di zona kuning, oranye, dan merah, dilarang melakukan pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan," ujar Nadiem lewat konferensi pers online hari ini, Senin, 15 Juni 2020.

    Dia menjelaskan hingga hari ini terdapat 94 persen peserta didik yang berada di zona kuning, oranye, dan merah di 429 kabupaten/kota seluruh Indonesia.

    Adapun peserta didik yang saat ini berada di zona hijau hanya berkisar 6 persen dari total.

    Menurut Nadiem, tahapan pembelajaran tatap muka sekolah di zona hijau Covid-19 dilaksanakan berdasarkan pertimbangan kemampuan peserta didik dalam menerapkan protokol kesehatan.

    Rincian tahapan pembelajaran tatap muka satuan pendidikan di zona hijau adalah: 

    • Tahap I: SMA, SMK, MA, MAK, SMTK, SMAK, Paket C, SMP, MTs, Paket B
    • Tahap II dilaksanakan dua bulan setelah tahap I: SD, MI, Paket A dan SLB
    • Tahap III dilaksanakan dua bulan setelah tahap II: PAUD formal (TK, RA, dan TKLB) dan non formal.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.