Kapal Pengangkut 30 Kg Sabu Asal Malaysia Ditenggelamkan

Reporter:
Editor:

Setri Yasra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono (tengah) memberikan keterangan saat rilis penangkapan sindikat penyelundup sabu di Pelabuhan Merak, Banten, Rabu, 20 Mei 2020. Polisi mengungkap peredaran 71 kilogram narkotika jenis sabu dari jaringan sindikat Malaysia - Pekanbaru - Jambi - Jakarta.  ANTARA/Asep Fathulrahman

    Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono (tengah) memberikan keterangan saat rilis penangkapan sindikat penyelundup sabu di Pelabuhan Merak, Banten, Rabu, 20 Mei 2020. Polisi mengungkap peredaran 71 kilogram narkotika jenis sabu dari jaringan sindikat Malaysia - Pekanbaru - Jambi - Jakarta. ANTARA/Asep Fathulrahman

    TEMPO.CO, Jakarta -Petugas Direktorat Bea dan Cukai Dumai, Provinsi Riau, dan TNI Angkatan Laut berhasil menggagalkan penyelundupan 30 kilogram sabu asal Malaysia melalui perairan pesisir Riau. Kapal kapal yang digunakan penyelundup ditenggelamkan ke laut.

    "Benar, tim Bea Cukai Dumai berhasil melakukan penangkapan tersebut. Untuk kronologi lengkap dan proses lebih lanjut segera nanti kami  kabari," kata Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Humas Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Riau Fino Vianto di Pekanbaru, Minggu, 14 Juni 2020

    Berdasarkan informasi yang diperoleh penangkapan itu berlangsung pada Sabtu (13 Juni 2020) di perairan Tanjung Leban, Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis Riau. Perairan itu berbatasan langsung dengan Selat Malaka dan menjadi gerbang masuk perdagangan Indonesia-Malaysia, baik itu legal maupun ilegal.

    Pengungkapan berawal saat petugas Bea dan Cukai Dumai mendapatkan informasi akan adanya pengiriman narkoba bernilai puluhan miliar rupiah dari Malaysia itu via perairan.

    Petugas pun melakukan penyisiran, termasuk memperhatikan kapal-kapal mencurigakan. Sekitar pukul 14.00 WIB, tim patroli laut BC Dumai menghentikan sebuah kapal mencurigakan saat akan bersandar.

    Saat diminta berhenti, mereka menolak, sehingga kapal petugas yang berukuran lebih besar menabrak kapal mencurigakan itu hingga tenggelam. Namun, petugas langsung bertindak cepat mengamankan anak buah kapal berikut dua kotak berisi 30 bungkus sabu-sabu kemasan teh Cina.

    Dua anak buah kapal berhasil ditangkap, sementara seorang lainnya melarikan diri ke arah hutan. Hingga kini, petugas masih terus mendalami pengungkapan itu.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penjelasan Bamsoet Terkait Aturan Kepemilikan Senjata Api 9mm

    Bamsoet meluruskan pernyataan terkait usul agar Polri memperbolehkan masyarakat memiliki senjata api 9mm untuk membela diri. Mengacu pada aturan.