Menteri Pertahanan Prabowo Subianto Suka Komik RA Kosasih

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Prabowo Subianto dan asisten pribadinya. (Instagram - @lambe.turahid)

    Prabowo Subianto dan asisten pribadinya. (Instagram - @lambe.turahid)

    TEMPO.CO, Jakarta - Beberapa survei tentang persepsi masyarakat terhadap calon presiden 2019 lalu, Prabowo Subianto sebagai sosok memiliki sifat tegas. Namun di balik semua itu, Menteri Pertahanan Prabowo ternyata penggemar komik.

    Lewat akun Instagram, ia memamerkan komik-komik karya komikus legenda Indonesia, Raden Ahmad Kosasih. Ada komik Mahabarata dan Pandawa Seda.

    Ia mengatakan salah satu hiburannya waktu masih kecil adalah membaca komik Mahabarata. Komik itu ia dapatkan dari neneknya, Siti Katoemi Wirodihardjo. "Di dalamnya terdapat kisah heroik dan inspiratif para tokoh," kata Prabowo, Sabtu, 13 Juni 2020.

    Ketua Umum Partai Gerindra itu menuturkan jika kakeknya, Raden Mas Margono Djojohadikusumo mengagumi sosok Gatotkaca. Margono sering mengajak Prabowo kecil ke pertunjukkan wayang orang yang mengisahkan tentang Mahabarata.

    "Mengidolakan Gatotkaca, suatu saat kakek saya memberi julukan kepada saya si otot kawat tulang besi," ujar Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

    Komikus Raden Ahmad Kosasih mendapat gelar sebagai Bapak Komik Indonesia. Kosasih wafat pada 25 Juli 2012 di usia 93 tahun. Sedikitnya ada 100 buku komik yang pernah dibuat RA Kosasih semasa hidupnya.

    Seluruh karyanya memiliki sejarah panjang yang merentang sejak 1953. Komik RA Kosasih menampilkan berbagai genre, seperti superhero, komik wayang, folklor, fiksi ilmiah, dan petualangan. Sebelum itu, pria yang lahir di Bogor pada 4 April 1919 itu mengambil posisi yang sama laiknya para komikus yang lahir pada zamannya: bekerja sebagai komikus strip di koran-koran.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sepak Terjang Artidjo Alkostar Si Algojo Koruptor

    Artidjo Alkostar, bekas hakim agung yang selalu memperberat hukuman para koruptor, meninggal dunia pada Ahad 28 Februari 2021. Bagaimana kiprahnya?