Ipar SBY Pramono Edhie Wibowo Berpulang

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Badan Pembina, Organisasi, Keanggoataan dan Kaderisasi (BP-OKK) DPD Partai Demokrat tersebut, Pramono Edhie Wibowo dicekal pada Oktober 2009. Saat itu ia menjabat sebagai Mayor Jenderal TNI (Purnawirawan). Ia diduga terlibat kejahatan perang di Timor Leste pada 1999. Dok.TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Ketua Badan Pembina, Organisasi, Keanggoataan dan Kaderisasi (BP-OKK) DPD Partai Demokrat tersebut, Pramono Edhie Wibowo dicekal pada Oktober 2009. Saat itu ia menjabat sebagai Mayor Jenderal TNI (Purnawirawan). Ia diduga terlibat kejahatan perang di Timor Leste pada 1999. Dok.TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Kabar duka datang dari keluarga besar Presiden Indonesia ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Adik iparnya, Pramono Edhie Wibowo meninggal dunia.

    "Innalillahi wainailaihi rojiun, telah meninggal dunia malam ini Bpk Pramono Edhie Wibowo di RS Cimacan," kata politikus senior Partai Demokrat, Rachland Nashidik, lewat pesan singkat, Sabtu 13 Juni 2020.

    Edhie wafat di usia 65 tahun. Informasi yang Rachland terima, ia meninggal akibat serangan jantung pukul 19.43 WIB. "Informasi selanjutnya akan disampaikan kemudian," ucap dia.

    Edhi merupakan adik kandung dari istri SBY, almarhumah Kristian Herawati atau Ani Yudhoyono.

    Semasa hidupnya, Edhi merupakan prajurit TNI berpangkat jenderal dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.