Lewat Bansos, Mensos Menyapa 51 Pondok Pesantren se-Provinsi Banten

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri sosisal Juliari Batubara saat menyerahkan bantuan 10.000 paket sembako kepada 51 pondok pesantren (ponpes)  se-Provinsi Banten. Secara simbolik.

    Menteri sosisal Juliari Batubara saat menyerahkan bantuan 10.000 paket sembako kepada 51 pondok pesantren (ponpes) se-Provinsi Banten. Secara simbolik.

    INFO NASIONAL  Kementerian Sosial (Kemensos) mendistribusikan 10 ribu paket sembako kepada 51 pondok pesantren (ponpes) se-Provinsi Banten. Secara simbolik, bantuan "Bansos Kemensos Hadir" diserahkan Menteri Sosial Juliari P. Batubara, kepada perwakilan ponpes di Ponpes Modern Shohibul Muslimin, Serang, Provinsi Banten.

    Menteri Sosial (Mensos), Juliari P. Batubara, meminta agar tidak dilihat dari nilai bantuannya. Tapi Mensos mengajak semua pihak melihat kehadirannya di tengah para santri sebagai bentuk pengakuan negara kepada peran penting pondok pesantren untuk menjadikan Indonesia sebagai bangsa pemenang.

    "Saya mengajak para santri, para kyai, dan segenap pengasuh pondok pesantren, untuk membangun optimisme. Mari kita bersatu memenangkan perang melawan pandemi," kata Mensos, Jumat, 13 Juni 2020.

    Hadir dalam kesempatan ini, mantan Menteri Sosial, Bachtiar Chamsyah; Kapolda Banten, Irjen Pol. Fiandra; Sekretaris Jenderal Kemensos, Hartono Laras; Dirjen Dayasos, Edi Suharto; Forkopinda Kebupaten Serang; dan dan sejumlah pejabat terkait. 

    Mensos menyatakan, kehadirannya tidak lepas dari arahan Presiden. Presiden Joko Widodo menginstruksikan kepada para menterinya agar turun ke lapangan di saat masyarakat tengah dilanda bencana. "Presiden menekankan agar negara hadir di tengah masyarakat yang terkena bencana," katanya.

    Selanjutnya, Mensos menyatakan harapannya kepada santri dan pondok pesantren, sebagai wadah pembentukan akhlak dan intelektual generasi muda. "Dari pondok pesantren akan lahir para pemimpin bangsa masa depan. Mudah mudahan dari pondok pesantren akan lahir pemimpin yang mengangkat kesejahteraan bangsa," kata Mensos. 

    Kemensos mendistribusikan bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak Covid-19. Dalam penyaluran bansos sembako, Kemensos juga bersinergi dengan komunitas selain dengan pemerintah daerah dan K/L dimana penerima barang berbasis Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

    "Distribusi di Ponpes Modern Shohibul Muslimin ini merupakan salah satu bentuk sinergi Kemensos dalam distribusi bansos sembako dengan komunitas," kata Mensos. 

    Dalam kesempatan yang sama, Bachtiar Chamsyah yang juga pengasuh Ponpes Shohibul Muslimin, menyatakan apresiasi tinggi kepada Mensos Juliari. Bachtiar mengucapkan terima kasih atas bantuan "Bansos Kemensos Hadir".

    "Di tengah pandemi, di tengah tantangan ekonomi, beliau berkenan hadir dan menyerahkan 10 ribu paket sembako. Masya Allah," katanya.

    Bachtiar memuji langkah dan kepemimpinan Mensos Juliari. "Dari Jakarta, beliau berkenan hadir di tempat ini. Ini wujud kerja keras dan visi pemimpin yang tidak terkotak-kotak atas dasar agama, ras, suku bangsa, dan status sosial," katanya. 

    Ia menyebut Mensos sebagai pemimpin yang sarat dengan tauladan dan suka membangun kebersamaan. "Ini kualitas pemimpin yang perlu ada di tengah kondisi di mana bangsa tengah menghadapi tantangan nasionalisme," katanya. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2020 Prioritaskan Keselamatan dan Kesehatan

    Komisi Pemilihan Umum siap menggelar Pemilihan Kepada Daerah Serentak di 9 Desember 2020. KPU prioritaskan keselamatan masyarakat dalam Pilkada 2020.