KPK Panggil Anak Perempuan Bekas Sekretaris MA Nurhadi

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tersangka kasus dugaan suap gratifikasi senilai Rp 46 miliar, Nurhadi (kedua kiri) berjalan keluar usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Rabu, 10 Juni 2020. Nurhadi yang merupakan mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Rezky Herbiyono. ANTARA/Nova Wahyudi

    Tersangka kasus dugaan suap gratifikasi senilai Rp 46 miliar, Nurhadi (kedua kiri) berjalan keluar usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Rabu, 10 Juni 2020. Nurhadi yang merupakan mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Rezky Herbiyono. ANTARA/Nova Wahyudi

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi memanggil anak bekas Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi, Rizqi Aulia Rahmi. "Yang bersangkutan akan diperiksa sehagai saksi," kata Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri, Kamis, 11 Juni 2020.

    Rizki akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka kasus gratifikasi dan suap terhadap Nurhadi, Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal Hiendra Soenjoto.

    Selain Rizqi, KPK juga memanggil orang dari kalangan swasta Hanjaya Adikarjo. KPK telah memanggil Rizqi pada 13 dan 24 Februari 2020. Namun, dia selalu mangkir.

    Dalam perkara suap dan gratifikasi, KPK menyangka Nurhadi dan menantunya Rezky Herbiyono menerima uang senilai Rp 46 miliar dari pengurusan perkara di MA.

    Duit diduga berasal dari Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal Hiendra Soenjoto. Sempat buron beberapa bulan, Nurhadi dan menantunya akhirnya ditangkap di rumahnya di kawasan Simprug, Jakarta Selatan. Hiendra masih buron.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.