Gibran Klaim Hentikan Kegiatan Politik Selama Pandemi Covid-19

Reporter:
Editor:

Anton Aprianto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka menyalurkan bantuan masker medis dan nonmedis dari politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan sekaligus Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Puan Maharani untuk masyarakat di Solo pada Senin, 11 Mei 2020. Foto: Istimewa.

    Putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka menyalurkan bantuan masker medis dan nonmedis dari politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan sekaligus Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Puan Maharani untuk masyarakat di Solo pada Senin, 11 Mei 2020. Foto: Istimewa.

    TEMPO.Co, Jakarta - Bakal calon wali kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka, menyatakan secara terbuka telah menghentikan kegiatan politik selama masa pandemi Covid-19. Ia dan para relawan juga sudah tidak pernah melakukan lobi-lobi politik untuk maju sebagai calon Wali Kota Solo yang diusung PDI Perjuangan.Gibran bersaing dengan politikus senior PDI Perjuangan Achmad Purnomo untuk mendapat tiket pencalonan dari partai ini.

    Gibran mengklaim tengah fokus membantu pemerintah daerah dalam mencegah penyebaran wabah Covid-19 melalui gerakan relawan kemanusiaan. “Saya dan tim ingin meringankan beban masyarakat yang terkena dampak pandemi Covid 19 di Solo dan sekitarnya,” tutur Gibran kepada Tempo, kemarin. Gibran mengaku dibantu relawan kemanusiaan untuk membagikan kebutuhan bahan pokok bagi warga Surakarta dan sekitarnya yang terdampak.

    Melalui akun media sosial Instagramnya, putra Presiden Jokowi ini hampir setiap hari mengunggah aktivitasnya berbagi sembako kepada warga terdampak Covid-19. Kunjungan terakhirnya berada di Kampung Mertoudan, Solo pada Senin lalu. Dia membagikan bingkisan sembako dibantu relawan yang mendukungnya maju sebagai calon wali kota Surakarta. "Kita butuh saling bahu-membahu menjadikan tugas ini sebagai misi kemanusiaan bersama," tulisnya dalam sebuah postingan.

    Anggota Relawan Kemanusiaan Gibran, Bagus Andrian John, menyatakan menyatakan aktivitas politik Gibran mulai berhenti semenjak Pemerintah Kota Surakarta memutuskan status Kejadian Luar Biasa (KLB) Covid-19 di daerah itu. Mereka kemudian fokus untuk membangun Relawan Kemanusiaan yang bertugas mencegah penyebaran virus corona. "Mas Gibran instruksi ke semua relawan, bantu orang-orang terdampak, terutama kelompok marginal," ucap John, kemarin.

    Dia juga memastikan bahwa Gibran sama sekali tidak pernah melakukan kegiatan politik, termasuk menjalin lobi-lobi dengan partai politik terkait niat maju sebagai calon wali kota Solo. Menurut John, putra sulung Jokowi itu sedang fokus mengajak masyarakat, khususnya influencer untuk bersama-sama mencegah penyebaran Covid-19.

    John juga enggan untuk diminta mengomentari ihwal keputusan Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Surakarta, FX Hadi Rudyatmo yang menolak pengunduran Achmad Purnomo dari pencalonan wali kota Solo. Purnomo adalah rival Gibran dalam mendapat restu dan rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat PDIP. John menyarankan untuk membiarkan masyarakat menilai masing-masing tingkat elektabilitas calon.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2020 Prioritaskan Keselamatan dan Kesehatan

    Komisi Pemilihan Umum siap menggelar Pemilihan Kepada Daerah Serentak di 9 Desember 2020. KPU prioritaskan keselamatan masyarakat dalam Pilkada 2020.