Positif Covid-19, Seorang Dokter Residen di Surabaya Meninggal

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas medis menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) saat memakamkan jenazah pasien Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Sabtu, 16 Mei 2020. Juru Bicara Kasus Covid-19, Achmad Yurianto mengumumkan update terbaru jumlah kasus positif virus corona atau Covid-19 di Indonesia mencapai 17.025 kasus. Sebanyak 3.911 orang dinyatakan sembuh dan  1.089 orang meninggal dunia. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Petugas medis menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) saat memakamkan jenazah pasien Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Sabtu, 16 Mei 2020. Juru Bicara Kasus Covid-19, Achmad Yurianto mengumumkan update terbaru jumlah kasus positif virus corona atau Covid-19 di Indonesia mencapai 17.025 kasus. Sebanyak 3.911 orang dinyatakan sembuh dan 1.089 orang meninggal dunia. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Chief of Residen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga dan Rumah Sakit Soetomo Surabaya, Dokter Miftah Fawzy Sarengat, meninggal.

    “Dokter Miftah wafat tadi pagi pukul 10.00 di RS Soetomo Surabaya. Telah dirawat di RS sejak Kamis malam dengan hasil pemeriksaan swab positif Covid-19,” kata Humas PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Halik Malik, Rabu, 10 Juni 2020.

    Halik mengatakan PB IDI berbelasungkawa atas meninggalnya Miftah. Menurut Halik, Miftah sedang menjalani pendidikan spesialis, dan sebentar lagi akan menjelang ujian akhir.

    Miftah, kata dia, turut aktif melayani pasien di Rumah Sakit Soetomo. Namun riwayat bagaimana Miftah terpapar Covid-19 saat ini masih ditelusuri.

    “Beliau dokter residen pertama yang meninggal. Kita ketahui dokter di bidang penyakit dalam adalah salah satu garda depan dalam pelayanan Covid-19,” tuturnya. Halik mengatakan, Miftah akan dimakamkan di Magetan, Jawa Timur.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2020 Prioritaskan Keselamatan dan Kesehatan

    Komisi Pemilihan Umum siap menggelar Pemilihan Kepada Daerah Serentak di 9 Desember 2020. KPU prioritaskan keselamatan masyarakat dalam Pilkada 2020.