Polemik Diskusi Papua, UI: Kami Usul Ada Pembicara Penyimbang

Reporter

Gedung Rektorat Universitas Indonesia (UI). (ANTARA/Feru Lantara)

TEMPO.CO, Jakarta - Universitas Indonesia menyatakan telah mengusulkan kepada Badan Eksekutif Mahaiswa atau BE UI selaku panitia diskusi '#PapuanLivesMatter Rasisme Hukum di Papua' agar menambah pembicara penyeimbang.

Menurut Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan KIP UI Amelita Lusia, usulan tersebut tidak diindahkan oleh panitia dari BEM UI.

"Usulan ini demi mendukung kebebasan akademik yang menghasilkan keberagaman pemikiran yang unggul, sehingga perlu membiasakan menghadirkan pembicara dari kedua sisi," ujar Amelita melalui pesan teks hari ini, Selasa, 9 Juni 2020.

Diskusi digelar secara daring pada Sabtu, 6 Juni 2020, dimoderatori Ketua BEM UI 2020 Fajar Adi Nugroho.

Pengisi acara diskusi tersebut adalah pengacara HAM Veronica Koman, pengacara HAM Papua Gustaf Kawer, dan seorang mantan tahanan politik Papua yang tidak dipublikasikan namanya.

Diskusi tersebut mengundang kritik dari UI. Lantas sejumlah dosen kampus negeri itu balik mengkritik UI.

Sebelumnya, UI juga telah menyatakan bahwa narasumber yang didatangkan dalam diskusi itu tidak memenuhi prinsip keberimbangan.

"Maka UI melihat secara keseluruhan diskusi ini tidak mengundang narasumber yang layak," ucap Amelita.

Amelita berharap kepada semua pihak ata masyarakat agar tak memandang UI represif.






Komnas HAM Didesak Bentuk Tim Pencari Fakta Kasus Dogiyai

10 jam lalu

Komnas HAM Didesak Bentuk Tim Pencari Fakta Kasus Dogiyai

Pelapor akan mendatangi kantor Komnas HAM Senin siang ini.


Curigai Ada yang Biayai Anton Gobay, Kabareskrim: Kami akan Telusuri Duitnya Dari Mana

5 hari lalu

Curigai Ada yang Biayai Anton Gobay, Kabareskrim: Kami akan Telusuri Duitnya Dari Mana

Kabareskrim Komjen Agus Andrianto mengatakan pihaknya menindaklanjuti kasus penangkapan WNI tersebut dengan menelusuri sumber keuangan Anton Gobay.


Memburuknya Kebebasan Pers dan Sipil di Papua

5 hari lalu

Memburuknya Kebebasan Pers dan Sipil di Papua

Dugaan aksi teror terhadap jurnalis berulang kali terjadi di Papua. Pelanggaran kebebasan pers tak terlepas dari masifnya pelanggaran kebebasan sipil.


9 Pantai Papua Terbaik yang Cocok untuk Diving dan Snorkeling

5 hari lalu

9 Pantai Papua Terbaik yang Cocok untuk Diving dan Snorkeling

Daftar pantai terbaik dan cantik di Papua yang menyuguhkan keindahan alam serta menghadirkan beragam permainan air seru.


76 Tahun Megawati Soekarnoputri, Berikut Rekam Jejak Kontroversinya

6 hari lalu

76 Tahun Megawati Soekarnoputri, Berikut Rekam Jejak Kontroversinya

Sebagai tokoh publik Megawati Soekarnoputri kerap disorot. Beberapa pernyataan atau perbuatannya pun dianggap kontroversial.


Harga Tiket Masuk Danau Sentani Papua, Lokasi dan Keindahan Alamnya

6 hari lalu

Harga Tiket Masuk Danau Sentani Papua, Lokasi dan Keindahan Alamnya

Lokasi Danau Sentani, harga tiket serta keindahan alam yang menyajikan bukit hijau, dan pulau-pulau kecil di sekitarnya.


Kapolda Papua Sebut Evakuasi Korban Penembakan KKB di Ilaga Diwarnai Kontak Senjata

6 hari lalu

Kapolda Papua Sebut Evakuasi Korban Penembakan KKB di Ilaga Diwarnai Kontak Senjata

Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri mengatakan sempat terjadi kontak tembak saat anggota TNI-Polri mengevakuasi korban penembakan KKB


Polisi Selidiki Teror Bom di Dekat Rumah Jurnalis Papua Victor Mambor

6 hari lalu

Polisi Selidiki Teror Bom di Dekat Rumah Jurnalis Papua Victor Mambor

Kepolisian Resor Jayapura menyelidiki peristiwa pelemparan bom di dekat rumah jurnalis senior Papua Victor Mambor


4 Mahasiswa UI Raih Beasiswa OGFICE di Jepang

6 hari lalu

4 Mahasiswa UI Raih Beasiswa OGFICE di Jepang

Empat mahasiswa pascasarjana Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia (SKSG UI) berhasil meraih beasiswa ke Jepang. Simak kisahnya.


Rumah Victor Mambor Diteror Bom, AJI Jayapura Minta Jurnalis Papua Tak Gentar Suarakan Kebenaran

7 hari lalu

Rumah Victor Mambor Diteror Bom, AJI Jayapura Minta Jurnalis Papua Tak Gentar Suarakan Kebenaran

Jurnalis senior Victor Mambor melaporkan peristiwa teror ledakan di samping rumahnya ke Polresta Jayapura, Papua. Polisi tengah menyelidiki kasus ini.