342 ABK WNI Kapal Pesiar MV Rotterdam Dievakuasi

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi PCR Test. Shutterstock

    Ilustrasi PCR Test. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 342 ABK WNI (Anak Buah Kapal Warga Negara Indonesia) Kapal Pesiar V Rotterdam dievakuasi satuan tugas di bawah Komandan Lantamal III Jakarta Brigadir Jenderal TNI (Mar) Hermanto hari ini, Senin, 8 Juni 2020.

    Para ABK WNI tersebut mereka tiba di Jakarta International Container Terminal (JICT) II, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Mereka terdiri 330 pria dan 13 wanita.

    "Setelah melaksanakan protokol Covid-19, mereka akan dibawa ke Hotel Mercure untuk melaksanakan isolasi selama 14 hari," ujar Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Ahmadi Heri Purwono dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo hari ini.

    Setibanya di Hotel Mercure, Jalan Hayam Wuruk, dan Hotel Mercure Batavia, 342 ABK WNI melaksanakan Swab Test PCR dari Tim KKP Pelabuhan Tanjung Priok.

    ADVERTISEMENT

    "Hasil swab test saat ini 2-3 hari sudah bisa dipastikan negatif atau positif, namun rata-rata hasilnya negatif," kata Dokter Jefri Hasibuan Simbolon.

    Kapal pesiar MV Rotterdam berbendera Belanda, berangkat dari Reunion Francis tujuan Manila, Filipina, kemudian menuju Jakarta. 

    Ahmadi menerangkan MV Rotterdam adalah kapal ke-12 yang berhasil dievakuasi dengan total sekitar 3.163 ABK WNI yang dievakuasi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.