Rudyatmo Benarkan DPC PDIP Surakarta Tolak Achmad Purnomo Mundur

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Solo FX. Hadi Rudyatmo (kedua kanan) mencukur rambut pejabat daerah Pemerintah Kota Solo saat aksi cukur gundul rambut bersama di Rumah Dinas Walikota Loji Gandrung, Solo, Jawa Tengah, Rabu, 25 Maret 2020. Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo dan wakilnya Achmad Purnomo serta jajaran pejabat di Kota Solo dari tingkat Kepala Dinas hingga Camat menggelar potong rambut untuk menolak bala. ANTARA/Mohammad Ayudha

    Wali Kota Solo FX. Hadi Rudyatmo (kedua kanan) mencukur rambut pejabat daerah Pemerintah Kota Solo saat aksi cukur gundul rambut bersama di Rumah Dinas Walikota Loji Gandrung, Solo, Jawa Tengah, Rabu, 25 Maret 2020. Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo dan wakilnya Achmad Purnomo serta jajaran pejabat di Kota Solo dari tingkat Kepala Dinas hingga Camat menggelar potong rambut untuk menolak bala. ANTARA/Mohammad Ayudha

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo, membenarkan telah menolak mundurnya bakal calon (balon) Wali Kota Surakarta Achmad Purnomo.

    "DPC PDIP menolak mundurnya balon Wali Kota Surakarta Achmad Purnomo, hal itu benar," kata Hadi Rudyatmo, di Solo, Senin, 8 Juni 2020.

    Rudyatmo mengatakan Purnomo tidak mencalonkan diri sebagai bakal calon. Namun, ia diusung oleh pengurus mulai dari ranting sampai cabang. 

    Menurut Rudyatmo, DPP telah menetapkan lima poin untuk mempertimbangkan dalam mengeluarkan keputusan rekomendasi bagi kader yang dicalonkan. Lima poin ini dikenal dengan istilah kriteria mantap.

    ADVERTISEMENT

    Hal tersebut, kata Rudyatmo, seorang balon yang diajukan harus masuk mantap ideologi, mantap kader, mantap sumber daya manusia, mantap organisasi, dan mantap program.

    Karena itu, kata Rudyatmo lagi, jika lima mantap ini dijadikan pertimbangan untuk membuat rekomendasi DPP tidak akan kesulitan mengeluarkan keputusan itu.

    "Achmad Purnomo ini, sudah masuk dalam lima mantap. Beliau menjadi kader sudah hampir tujuh tahun. Beliau mantap ideologi Pancasila, sudah menjadi anggota partai 7 tahun, dan organisasi untuk partai. Hal ini, bisa dibuktikan saat bersama saya menjabat Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surakarta," kata Rudyatmo.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Ada Greysia / Apriyani

    Indonesia berhasil menyabet 5 medali di Olimpiade Tokyo 2020. Greysia / Apriyani merebut medali emas pertama, sekaligus terakhir, untuk Merah Putih.