Jubir Presiden: Jokowi Berhasil Tangani Pandemi Covid-19

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo berjalan santai di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, Ahad, 7 Juni 2020. Jokowi tampak mengenakan jaket merah dengan bordir burung garuda di bagian dada. Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden

    Presiden Joko Widodo berjalan santai di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, Ahad, 7 Juni 2020. Jokowi tampak mengenakan jaket merah dengan bordir burung garuda di bagian dada. Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden

    TEMPO.CO, Jakarta -Juru Bicara Presiden Jokowi, Fadjroel Rachman, menanggapi hasil survei Indikator tentang kepuasan masyarakat terhadap penanganan Covid-19 oleh pemerintah pusat.

    Fadjroel menilai survei tersebut justru menunjukkan keberhasilan Jokowi menangani wabah Covid-19.

    Survei Indikator memperlihatkan bahwa 8,7 persen responden menyatakan puas dan 55 persen cukup puas terhadap kinerja Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang dibentuk Jokowi.

    "Ini menunjukkan sistem responsif pandemi yang dibangun Presiden Joko Widodo benar-benar bekerja dalam menciptakan keamanan dalam dimensi kesehatan, sosial dan ekonomi," ujar Fadjroel dalam keterangan tertulis hari ini, Senin, 8 Juni 2020.

    Menurut Jubir Fadjroel, pandemi Covid-19 telah mengancam kesehatan dan memukul daya tahan ekonomi secara global. Pada situasi ini Presiden Jokowi bisa membangun sistem responsif terhadap pandemi.

    Sistem responsif pandemi Covid-19 tersebut salah satunya adalah pembentukan Gugus Tugas Covid-19 yang melibatkan BNPB, seluruh kementerian/lembaga, POLRI, TNI dan pemerintahan daerah.

    Hasil sigi yang menunjukkan 85,7-88,9 persen responden yakin TNI dan Polri mampu menjaga keamanan selama pandemi, dia berpendapat, justru menunjukan kepemimpinan demokratis Presiden Jokowi.

    "Pada situasi pandemi yang berat ini, mayoritas masyarakat percaya kepada Pemerintah Pusat."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.