Empat Daerah Ini Masuk Provinsi Dalam Pengawasan atau PDP

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pramuniaga memasang masker pada manekin di salah satu gerai pakaian di pusat perbelanjaan Tunjungan Plaza, Surabaya, Jawa Timur, Jumat 29 Mei 2020. Sejumlah aturan protokol kesehatan seperti penggunaan masker, pemeriksaan suhu tubuh dan jaga jarak diterapkan di pusat perbelanjaan tersebut seiring memasuki era normal baru di tengah pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Zabur Karuru

    Seorang pramuniaga memasang masker pada manekin di salah satu gerai pakaian di pusat perbelanjaan Tunjungan Plaza, Surabaya, Jawa Timur, Jumat 29 Mei 2020. Sejumlah aturan protokol kesehatan seperti penggunaan masker, pemeriksaan suhu tubuh dan jaga jarak diterapkan di pusat perbelanjaan tersebut seiring memasuki era normal baru di tengah pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Zabur Karuru

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menyebut ada empat provinsi yang masuk kategori dalam pengawasan (PDP). Keempatnya, yaitu Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan dan Sumatera Selatan

    "Sekarang ini bukan hanya orang yang dalam pengawasan, tetapi sekarang ada juga yang disebut PDP, Provinsi Dalam Pengawasan," kata Muhadjir di Makassar, Sulawesi Selatan, Ahad, 7 Juni 2020.

    Muhadjir mengatakan ditugasi Presiden Joko Widodo untuk mengawasi keempat provinsi itu bersama Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dan Ketua Gugus Tugas Covid-19 Doni Monardo.

    Muhadjir berkata pengawasan perlu dilakukan karena kasus penularan di keempat provinsi itu tergolong tinggi.

    Ia meminta Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melibatkan ahli epidemologi, sosiologi, psikologi dan ekonomi untuk menekan laju penyebaran Covid-19.

    Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah mengatakan ada 4 wilayah di daerahnya dengan angka penyebaran tinggi, yaitu Makassar, Gowa, Maros, dan Luwu Timur. Dia mengatakan akan melakukan tes masif dan memperbanyak laboratorium pengetesan. "Sehingga jumlah tes bisa mencapai 800 spesimen perhari," ujar dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.