Usulan DPR Pindahkan Pasien Covid-19 Jatim ke Wisma Atlet Ditolak

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktivitas petugas berpakaian APD di Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Rabu, 25 Maret 2020. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Aktivitas petugas berpakaian APD di Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Rabu, 25 Maret 2020. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta-Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menolak usulan Dewan Perwakilan Rakyat untuk memindahkan pasien Covid-19 dari Jawa Timur ke Rumah Sakit Darurat  Wisma Atlet, Jakarta.

    Menurut dia, lebih baik membuat rumah sakit darurat serupa di Surabaya. "Lebih baik dibuat RS seperti Wisma Atlet di Surabaya," kata Yurianto lewat pesan teks, Ahad, 7 Juni 2020.

    Menurut Yurianto memindahkan pasien Covid-19 dari Jawa Timur ke Wisma Atlet Jakarta sulit. "Diangkut pakai apa? Ini orang sakit semua," kata dia.

    Sebelumnya, DPR mengusulkan agar pasien Covid-19 di Jawa Timur dirawat si Wisma Atlet Jakarta. Usulan itu muncul karena membeludaknya jumlah pasien di provinsi tersebut.

    "Untuk itu DPR RI mengusulkan kepada Pemda Jawa Timur untuk pasien covid bisa dialihkan ke Wisma Atlet di Jakarta," kata Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Sabtu, 6 Juni 2020.

    Politikus Partai Gerindra itu mengatakan telah menyampaikan usulannya kepada Kementerian Badan Usaha Milik Negara. Ia pasien dari Jawa Timur dibawa ke Jakarta menggunakan pesawat Garuda.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.