Mahfud Md Puji Perawatan Pasien Covid-19 di RS Pulau Galang

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasien COVID-19 yang telah sembuh meninggalkan ruang perawatan RS Khusus Infeksi Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau,  Ahad, 3 Mei 2020. Sebanyak 18 pasien COVID-19 yakni 15 ABK KM Kelud dan tiga anggota Polri Polda Kepri dinyatakan sembuh dan dipulangkan setelah menjalani perawatan dan dua kali tes swab dengan hasil negatif. ANTARA/Pradanna Putra Tampi

    Pasien COVID-19 yang telah sembuh meninggalkan ruang perawatan RS Khusus Infeksi Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau, Ahad, 3 Mei 2020. Sebanyak 18 pasien COVID-19 yakni 15 ABK KM Kelud dan tiga anggota Polri Polda Kepri dinyatakan sembuh dan dipulangkan setelah menjalani perawatan dan dua kali tes swab dengan hasil negatif. ANTARA/Pradanna Putra Tampi

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md memuji perawatan yang diberikan pada pasien positif Covid-19 di Rumah Sakit Khusus Infeksi Covid-19 (RSKI) Pulau Galang, Provinsi Riau. Hal ini ia ungkapkan saat kunjungan kerja ke sana pada Kamis, 4 Juni 2020.

    “Saya atas nama pemerintah mengucapkan terima kasih kepada para dokter dan tenaga medis. Teruslah bekerja demi nusa dan bangsa dan demi kemanusiaan” ujar Mahfud dalam keterangan tertulis, Jumat, 5 Juni 2020.

    Di sana, Mahfud mendapat laporan dari direktur RSKI bahwa peralatan yang dimiliki adalah yang paling lengkap di Indonesia. Selain itu, seratus persen pasien yang telah dirawat di sini dinyatakan sembuh dari Covid-19.

    “Sejak beroperasi tanggal 13 April, kami sudah menerima 150 pasien, dan alhamdulillah semuanya sembuh. Sekarang tinggal tersisa 49 pasien yang sedang kami rawat” ujar Direktur RSKI, Khairul Ihsan Nasution.

    Mahfud pun menegaskan peran rumah sakit ini begitu nyata, dan mampu merawat pasien dengan tingkat kesembuhan paling baik. Ini, kata dia, menunjukkan komitmen serius pemerintah dalam menghadapi pandemi ini.

    “RSKI Covid Pulau Galang ini menjadi bukti bahwa pemerintah tidak main-main dalam mengatasi korona, karena meski baru terbangun bulan April, keputusan untuk mengadakan rumah sakit khusus covid ini diputuskan sejak tanggal 6 Pebruari 2020, sebelum di Indonesia ditemukan pasien positif pada tanggal 2 Maret” ujar Mahfud.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    OTT Bupati Kolaka Timur, Simak Fakta Penangkapan dan Profil Andi Merya

    Bupati Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Andi Merya Nur, ditangkap KPK dalam OTT. Ia diduga menerima suap yang berhubungan dengan dana hibah BNPB.