9 Pasien Covid-19 di RS Lapangan Surabaya Sembuh

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung mengantre saat diperiksa suhu tubuhnya secara digital sebelum memasuki pusat perbelanjaan Tunjungan Plaza, Surabaya, Jawa Timur, Jumat 29 Mei 2020. Sejumlah aturan protokol kesehatan seperti penggunaan masker, pemeriksaan suhu tubuh dan jaga jarak diterapkan di pusat perbelanjaan tersebut seiring memasuki era normal baru di tengah pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Zabur Karuru

    Pengunjung mengantre saat diperiksa suhu tubuhnya secara digital sebelum memasuki pusat perbelanjaan Tunjungan Plaza, Surabaya, Jawa Timur, Jumat 29 Mei 2020. Sejumlah aturan protokol kesehatan seperti penggunaan masker, pemeriksaan suhu tubuh dan jaga jarak diterapkan di pusat perbelanjaan tersebut seiring memasuki era normal baru di tengah pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Zabur Karuru

    TEMPO.CO, Surabaya - Sembilan pasien Covid-19 di Rumah Sakit Lapangan Surabaya dinyatakan sembuh.

    "Syukurlah, selama empat hari terakhir atau sejak dibuka (RS Lapangan) lalu, sembilan orang sudah sembuh dan diperbolehkan pulang," ujar Koordinator Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Joni Wahyuhadi di Gedung Negara Grahadi Surabaya seperti dikutip Antara pada Kamis malam, 4 Juni 2020.

    Dia menjelaskan sampai saat ini 31 pasien mendapat perawatan, sembilan di antaranya sudah sembuh. Dia berharap masyarakat yang memiliki informasi pasien Covid-19 agar dilaporkan agar bisa dirawat di RS Lapangan.

    "Syaratnya, pasien kategori ringan dan sedang," ucap Joni, yang juga Direktur RSUD dr Soetomo, Surabaya.

    Rumpun Kuratif Gugus Tugas Covid-19 pun bekerjasama dengan Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Surabaya untuk memberikan layanan terbaik dalam  program tes swab.

    "Di sana ada layanan tes swab berbentuk drive thru. Sekali lagi, kami berkomitmen memberikan layanan terbaik."

    Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengimbau masyarakat atau relawan agar membantu memberikan masukan kepada RS Lapangan jika ada pasien Covid-19.

    "Khawatirnya, kalau masih banyak di luar (penderita Covid-19 tanpa gejala) maka menambah penyebaran pasien Covid-19," ucap Khofifah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Maria Pauline Lumowa, Pembobol Bank BNI Diekstradisi dari Serbia

    Tersangka kasus pembobolan Bank BNI, Maria Pauline Lumowa diekstradisi dari Serbia. Dana Bank BNI senilai Rp 1,7 triliun diduga jadi bancakan proyek.