Kurva Masih Tinggi, Jokowi Minta 3 Provinsi Diperhatikan Khusus

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (tengah) bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kiri), Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto (kedua kiri) Kapolri Jenderal Pol Idham Aziz (ketiga kanan), perwakilan dari Summarecon Mall Bekasi dan Walikota Bekasi Rahmat Effendy memberikan keterangan kepada wartawan usai meninjau salah satu pusat perbelanjaan, di Bekasi, Jawa Barat, Selasa, 26 Mei 2020. Kehadiran Presiden itu untuk meninjau persiapan prosedur pengoperasian mal yang berada di wilayah zona hijau, wabah COVID-19. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Presiden Joko Widodo (tengah) bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kiri), Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto (kedua kiri) Kapolri Jenderal Pol Idham Aziz (ketiga kanan), perwakilan dari Summarecon Mall Bekasi dan Walikota Bekasi Rahmat Effendy memberikan keterangan kepada wartawan usai meninjau salah satu pusat perbelanjaan, di Bekasi, Jawa Barat, Selasa, 26 Mei 2020. Kehadiran Presiden itu untuk meninjau persiapan prosedur pengoperasian mal yang berada di wilayah zona hijau, wabah COVID-19. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta tiga provinsi mendapat perhatian khusus dalam hal percepatan penanggulangan Covid-19 dari Gugus Tugas. Ketiga daerah tersebut adalah Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Selatan.

    "Tolong ini jadi perhatian khusus, sehingga angka penyebaran bisa lebih turun lagi," ujar Jokowi dalam pembukaan rapat terbatas Covid-19, yang digelar secara teleconference, Rabu, 4 Juni 2020.

    Tak hanya Gugus Tugas, Jokowi juga meminta pada kementerian hingga TNI-Polri untuk memberi perhatian khusus pada ketiga daerah tersebut.

    Dari data Gugus Tugas hingga Selasa, 3 Juni 2020, di Jawa Timur tercatat ada 5.318 kasus, atau tertinggi kedua setelah DKI Jakarta. Yang menonjol adalah penambahan kasus perharinya. Hingga kemarin saja, penambahan kasusnya mencapai 183 kasus per hari.

    Adapun di Sulawesi Selatan, penambahan kasusnya mencapai 38 kasus per hari. Sehingga total kasusnya mencapai 1.668 kasus atau keempat tertinggi.

    Sedangkan di Kalimantan Selatan, ada 1.033 kasus secara keseluruhan. Namun penambahan kasusnya mencapai 64 kasus per hari, atau tertinggi di luar Pulau Jawa.

    Sebelumnya, Ketua Gugus Tugas Doni Monardo mengatakan besarnya penularan di Jawa Timur karena banyaknya kluster yang ada di sana. Termasuk kluster yang awal penyebaran dari kegiatan Ijtima di Gowa hingga Pesantren Temboro dan pabrik rokok Sampoerna.

    Adapun kasus di Sulawesi Selatan dan Kalimantan Selatan sebelumnya juga dikabarkan terkait dengan Ijtima di Gowa. Meski kegiatan tersebut dibatalkan, namun pesertanya sempat lebih dulu tiba dan berkumpul di sana.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.