Ganjar Minta Polisi Usut Orang Yang Teror Tenaga Medis di Sragen

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo usai gelar Rapat Koordinasi Penanggulangan Dampak VirusCorona Terhadap Perekonomian Jawa Tengah, Jumat (28/2).

    Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo usai gelar Rapat Koordinasi Penanggulangan Dampak VirusCorona Terhadap Perekonomian Jawa Tengah, Jumat (28/2).

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta polisi untuk memburu orang yang mengancam dan mengintimidasi seorang tenaga medis di UPTD Puskesmas Kedawung, Kabupaten Sragen.

    "Saya harap polisi tidak usah ragu, kami mendukung siapapun yang mengancam untuk ditindak, apalagi kepada tenaga medis," kata Ganjar di Semarang, Ahad, 31 Mei 2020.

    Ganjar mengaku sudah mendapat laporan mengenai ancaman yang diterima petugas medis melalui layanan aplikasi WhatsApp usai melakukan pemeriksaan terhadap pasien Covid-19.

    Ia pun meminta masyarakat tidak memberikan stigma negatif terhadap para petugas kesehatan. Sebab, semua tenaga medis sudah menjalankan standar dan protokol yang ada.

    "Jangan lagi pernah ada model-model seperti ini. Tolong jangan ada yang aneh-aneh, kita lagi dalam kondisi sulit, maka saya dukung petugas keamanan untuk bisa menyelesaikan ini, diperiksa saja," katanya.

    Ia mengatakan tenaga medis yang diteror sekarang trauma dan ketakutan. Sehingga, ia meminta agar korban melaporkan kepada kepolisian secara gamblang tentang apa yang terjadi agar segera ditindaklanjuti dan cepat bisa diselesaikan.

    "Saya minta korban melaporkan secara gamblang, tidak boleh ada stigma-stigma negatif yang nanti membuat hati orang terluka," ujarnya.
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.