102 Daerah Penuhi 11 Indikator Aman Covid-19

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wiku Adisasmito. Foto: istimewa

    Wiku Adisasmito. Foto: istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan ada 11 indikator dalam menentukan daerah yang bisa kembali beraktivitas ekonomi yang produktif dan aman selama wabah Covid-19.

    “Sesuai rekomendasi WHO, kami gunakan kriteria epidemiologi, surveilans kesehatan masyarakat, dan pelayanan kesehatan,” kata Wiku dalam konferensi pers di akun Youtube BNPB hari ini, Sabtu, 30 Mei 2020.

    Berdasarkan 11 indikator tersebut 102 kabupaten/kota dinyatakan berada dalam zona hijau atau tidak terdampak Covid-19. Sedangkan 139 daerah lainnya memiliki risiko rendah dan dinyatakan sebagai zona kuning.

    Selanjutnya 180 kabupaten/kota termasuk zona oranye atau risiko sedang, dan 85 daerah dengan risiko tinggi berada di zona merah.

    Wiku menerangkan bahwa 11 indikator itu mencakup penurunan jumlah kasus positif, orang dalam pemantauan, dan pasien dalam pemantauan selama 2 pekan, sejak puncak terakhirnya dengan target lebih dari 50 persen untuk setiap daerah.

    Penurunan jumlah meninggal dari kasus positif, maupun ODP dan PDP. Kemudian penurunan jumlah kasus positif, ODP, dan PDP yang dirawat di rumah sakit.

    Indikator berikutnya adalah kenaikan jumlah sembuh dari kasus positif, kenaikan jumlah selesai pemantauan ODP dan PDP. Selanjutnya jumlah pemeriksaan spesimen meningkat selama 2 pekan, sampel yang positif kurang dari 5 persen, dan angka reproduksi efektif kurang dari 1.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Maria Pauline Lumowa, Pembobol Bank BNI Diekstradisi dari Serbia

    Tersangka kasus pembobolan Bank BNI, Maria Pauline Lumowa diekstradisi dari Serbia. Dana Bank BNI senilai Rp 1,7 triliun diduga jadi bancakan proyek.