Wakil Ketua DPRD Surabaya Desak Risma Beli Mobil PCR

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil PCR BNPB yang dikirim ke Surabaya, 28 Mei. (Humas Pemprov Jatim)

    Mobil PCR BNPB yang dikirim ke Surabaya, 28 Mei. (Humas Pemprov Jatim)

    TEMPO.CO, JakartaWakil Ketua DPRD Kota Surabaya mendorong Wali Kota Tri Rismaharini atau Risma membeli mobil laboratorium polymerase chain reaction (PCR) dengan menggunakan APBD.

    "Surabaya semestinya mampu membeli mobil laboratorium PCS itu," kata Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti di Surabaya, Sabtu, 30 Mei 2020.

    Menurut dia, DPRD berharap Pemkot Surabaya bisa segera ambil keputusan pengadaan mobil PCR tersebut. Sehingga, kata dia, akan makin memperkuat upaya pemkot melakukan tes cepat dan swab Covid-19 bagi warga Surabaya.

    Upaya tersebut, kata Reni, sangat dibutuhkan menyusul angka warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 secara kumulatif di Kota Surabaya saat ini sudah melampaui 2.300 orang.

    "Dengan memiliki mobil PCR secara mandiri, Surabaya akan lebih cepat menjalankan tes secara masif," ujarnya.

    Selain itu, kata dia, penganggaran untuk mobil PCR juga bisa memakai belanja tidak terduga. "Pedomannya ada dan bisa disegerakan," ujarnya.

    Sebelumnya, Risma menyesalkan dua mobil laboratorium PCR yang sedianya diperbantukan khusus untuk Kota Surabaya, ternyata dialihkan ke daerah lain oleh Gugus Tugas Covid-19 Jawa Timur. Padahal Risma mengaku sendiri dirinya yang mengajukan permohonan ke Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Maria Pauline Lumowa, Pembobol Bank BNI Diekstradisi dari Serbia

    Tersangka kasus pembobolan Bank BNI, Maria Pauline Lumowa diekstradisi dari Serbia. Dana Bank BNI senilai Rp 1,7 triliun diduga jadi bancakan proyek.