Menteri Desa: Rp 3,2 Triliun BLT Dana Desa Sudah Disalurkan

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar didamping Sekretaris Jenderal Anwar Sanusi menyosialisasikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari dana Desa untuk wilayah Nusa Tenggara dan Pulau Kalimantan.

    Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar didamping Sekretaris Jenderal Anwar Sanusi menyosialisasikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari dana Desa untuk wilayah Nusa Tenggara dan Pulau Kalimantan.

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar mengatakan bantuan langsung tunai atau BLT Dana Desa yang sudah disalurkan hingga kemarin, Kamis, 28 Mei 2020,  sebesar Rp 3,2 triliun.

    BLT Dana Desa sudah diterima oleh 5.400.847 keluarga penerima manfaat (KPM).

    "Para penerima ada yang dari kelompok yang kehilangan mata pencahariannya, dan yang memiliki anggota keluarga sakit kronis dan menahun," kata Abdul Halim dalam konferensi pers virtual hari ini, Jumat, 29 Mei 2020.

    Program tersebut menyedot Dana Desa sekitar 24 triliun untuk sekitar 74 ribu desa di seluruh Indonesia.

     BLT Dana Desa menyasar warga desa yang terdampak wabah Covid-19 dan belum memperoleh bantuan sosial baik dari pemerintah daerah maupun Kemensos.

    Per keluarga penerima mendapatkan Rp 600 ribu per bulan selama tiga bulan sejak April sampai Juni 2020. Namun faktanya sampai akhir Mei belum 100 persen BLT tahap pertama disalurkan.  

    Halim Iskandar menjelaskan berdasarkan, sudah 50.939 dari total 63.613 desa penerima Dana Desa yang telah menyalurkan BLT. Persentase penggunaan dana desa untuk BLT tidak lebih dari 65 persen dari pagu maksimal.

    "Sehingga target KPM tidak lagi 12 juta melainkan 8 juta berdasarkan kondisi di lapangan hari ini," tutur politiksu PKB tersebut.

    Menurut Halim, temuan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat yang membutuhkan relatif terlayani kebijakan jaring pengaman sosial dari pemerintah.

    Lebih rinci, terdapat 122 kabupaten/kota yang sudah 100 persen menyalurkan BLT Dana Desa. Sedangkan 145 kabupaten/kota lainnya mencapai 75-99 persen.

    Selanjutnya, sebanyak 52 kabupaten/kota yang penyaluran BLT Dana Desa baru 50-74 persen dan 89 kabupaten/kota penyalurannya di bawah 50 persen.

    "Dan ada 26 kabupaten/kota masih 0 persen penyaluran BLT Dana Desa," tutur Halim Iskandar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BUMN Bio Farma Produksi Vaksin Virus Corona 2021, Ada Syaratnya

    Bio Farma memerlukan akan produksi vaksin virus corona awal 2021 bila semua syarat terpenuhi. BUMN itu bekerja sama dengan Sinovac Biotech Ltd.