Fachrul Razi Mengaku Dikomplain Karena Rumah Ibadah Masih Ditutup

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah umat muslim bersiap melakukan ibadah Salat Idul Fitri 1441H di kawasan RT004 Cipulir, Jakarta, Ahad, 24 Mei 2020. Warga mengikuti Salat Id yang dipimpin seorang imam dari rumah mereka masing-masing. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Sejumlah umat muslim bersiap melakukan ibadah Salat Idul Fitri 1441H di kawasan RT004 Cipulir, Jakarta, Ahad, 24 Mei 2020. Warga mengikuti Salat Id yang dipimpin seorang imam dari rumah mereka masing-masing. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan banyak menerima komplain karena rumah ibadah masih ditutup. "Dibilang tidak adil. Masak enggak boleh salat berjamaah," kata purnawirawan TNI ini, Kamis, 28 Mei 2020.

    Sehingga, Kementerian memutuskan akan menerbitkan surat edaran terkait rencana memfungsikan atau membuka kembali rumah ibadah menuju era new normal di tengah pandemi Covid-19.

    Fachrul Razi akan melibatkan pemerintah daerah, mulai dari level gubernur, wali kota, bupati hingga aparatur camat dalam memutuskan rencana pembukaan kembali rumah ibadah ini.

    Pembukaan kembali rumah ibadah harus mendapat rekomendasi dari Camat, Bupati, atau Wali Kota setempat sesuai level tempat tersebut. Syarat pemberian izin juga harus berdasarkan analisis yang matang terkait tingkat penyebaran Covid-19 di wilayah masing-masing. "Pokoknya, protokol kesehatan yang ketat akan kami tekankan sangat," ujar Fachrul Razi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BUMN Bio Farma Produksi Vaksin Virus Corona 2021, Ada Syaratnya

    Bio Farma memerlukan akan produksi vaksin virus corona awal 2021 bila semua syarat terpenuhi. BUMN itu bekerja sama dengan Sinovac Biotech Ltd.