BNPB dan BIN Kirim 3 Mobil Laboratorium Covid-19 ke Surabaya

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas melakukan pemeriksaan cepat COVID-19 (Rapid Test) kepada warga yang terjaring razia pembatasan aktivitas malam hari di Polrestabes Surabaya, Ahad, 3 Mei 2020. Sebanyak 171 orang di wilayah Surabaya, Gresik dan Sidoarjo menjalani rapid test COVID-19 serta pemeriksaan lebih lanjut setelah terjaring razia yang digelar oleh pihak kepolisian tersebut. ANTARA/Didik Suhartono

    Petugas melakukan pemeriksaan cepat COVID-19 (Rapid Test) kepada warga yang terjaring razia pembatasan aktivitas malam hari di Polrestabes Surabaya, Ahad, 3 Mei 2020. Sebanyak 171 orang di wilayah Surabaya, Gresik dan Sidoarjo menjalani rapid test COVID-19 serta pemeriksaan lebih lanjut setelah terjaring razia yang digelar oleh pihak kepolisian tersebut. ANTARA/Didik Suhartono

    TEMPO.CO, Surabaya- Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan Badan Intelijen Negara mengirim bantuan tiga mobil laboratorium  Covid-19 kepada Pemerintah Kota Surabaya secara bertahap. Mobil itu akan digunakan untuk melakukan rapid test atau tes cepat dan swab secara massal.

    "Ini bantuan dari BNPB dan BIN sudah tiba dan langsung dibawa ke Hotel Asrama Haji, karena di sana ada warga yang di karantina harus dites swab lagi untuk mengetahui perkembangannya," kata Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di Balai Kota Surabaya, Rabu, 27 Mei 2020.

    Menurut Risma mobil laboratorium ini akan berada di Surabaya selama lima hari ke depan. Karena itu keberadaan mobil tersebut akan dimaksimalkan untuk melakukan rapid test dan tes swab massal di berbagai titik.

    "Alhamdulillah, nanti kita bisa bergerak lebih cepat. Insya Allah nanti kita akan segera selesaikan, karena nanti akan ketahuan siapa yang terkena dengan pasti. Apalagi, ini hasil swabnya tidak sampai 1 jam, sehingga bisa lebih cepat," katanya.

    Wakil Koordinator Hubungan Masyarakat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya M. Fikser menyampaikan terima kasih banyak kepada BNPB dan BIN yang telah membantu mengirimkan mobil laboratorium itu. Fikser memastikan bahwa mobil-mobil ini mempunyai kemampuan pemeriksaan rapid tes dan tes swab.

    "Dalam sehari, mobil dari BNPB mampu melakukan pemeriksaan swab 100 sampling, sedangkan yang dari BIN mampu melakukan pemeriksaan hingga 500 sampling dan hasilnya bisa langsung diketahui hari itu juga," katanya.

    Fikser memastikan bahwa mobil-mobil tersebut akan disebar ke lima wilayah Kota Surabaya. Rencananya, di wilayah Surabaya barat akan ditempatkan di Rumah Sakit BDH, Surabaya utara nanti masih dikoordinasikan apakah diletakkan di kelurahan atau rumah sakit. Sedangkan di wilayah Surabaya timur akan ditempatkan di Hotel Asrama Haji, Surabaya pusat di Gelora Tambaksari dan Surabaya selatan di Gelora Pancasila.

    "Ada juga nanti mobil yang akan masuk ke kampung-kampung. Nanti akan diatur oleh Dinas Kesehatan supaya lebih efektif sampai ke kampung-kampung yang lebih banyak kasusnya, jadi ini akan jemput bola," kata dia.

    Ia juga memastikan bahwa warga yang akan dilakukan tes swab ini adalah warga yang sebelumnya sudah dilakukan rapid test. Hingga saat ini Pemkot Surabaya sudah melakukan 21.837 rapid test. Hasilnya, 2.129 dinyatakan reaktif.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2020 Prioritaskan Keselamatan dan Kesehatan

    Komisi Pemilihan Umum siap menggelar Pemilihan Kepada Daerah Serentak di 9 Desember 2020. KPU prioritaskan keselamatan masyarakat dalam Pilkada 2020.