Awasi Arus Balik ke Jakarta, Korlantas Siagakan 116 Pos Sekat

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas memasang pembatas jalan saat penutupan ke arah Jakarta di pintu keluar tol Adiwerna, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Selasa 26 Mei 2020. Polres Tegal, Dinas Perhubungan dan pihak tol Pejagan-Pemalang pada arus balik H+2 mulai menutup akses masuk tol ke arah Jakarta untuk mencegah penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah

    Petugas memasang pembatas jalan saat penutupan ke arah Jakarta di pintu keluar tol Adiwerna, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Selasa 26 Mei 2020. Polres Tegal, Dinas Perhubungan dan pihak tol Pejagan-Pemalang pada arus balik H+2 mulai menutup akses masuk tol ke arah Jakarta untuk mencegah penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Korps Lalu Lintas Polri mendirikan 116 pos penyekatan arus balik dari jalur Jawa Timur hingga Lampung. Kepala Korps Lalu Lintas Polri Inspektur Jenderal Istiono menuturkan, ratusan pos penyekatan itu terletak di sejumlah titik di jalan tol, jalur selatan, dan jalur panturan.

    "Kami persiapkan 116 pos pam penyekatan arus balik, kami laksanakan secara maksimal," ujar Istiono melalui konferensi pers daring pada Rabu, 27 Mei 2020.

    Di wilayah Jakarta, Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Metro Jaya telah menyiagakan 11 pos penyekatan.

    Istiono mengklaim aturan pemerintah mengenai tidak kembalinya pemudik kecuali jika memiliki Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) membuat arus balik pemudik Lebaran 2020 menurun. Di Cipali, kata dia, arus balik menurun sekitar 83 persen. “Ini pun (yang jalan) kendaraan logistik dan yang berizin."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Maria Pauline Lumowa, Pembobol Bank BNI Diekstradisi dari Serbia

    Tersangka kasus pembobolan Bank BNI, Maria Pauline Lumowa diekstradisi dari Serbia. Dana Bank BNI senilai Rp 1,7 triliun diduga jadi bancakan proyek.