KPAI Usulkan PPDB Online Selama Wabah Covid-19

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Antrian Calon Peserta Didik Baru (CPDB) yang mendaftar di SMAN 1 Kota Depok, Selasa 18 Juni 2019. TEMPO/Ade Ridwan

    Antrian Calon Peserta Didik Baru (CPDB) yang mendaftar di SMAN 1 Kota Depok, Selasa 18 Juni 2019. TEMPO/Ade Ridwan

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisioner KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia) Bidang Pendidikan Retno Listyarti mendorong Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB online selama wabah Covid-19. 

    PPDB online murni diperlukan untuk menghindari kerumunan orang selama pendaftaran.

    "Protokol kesehatan harus diterapkan," katanya dalam keterangan tertulis, Selasa, 26 Mei 2020.

    Retno menjelaskan merujuk kalender pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, tahun ajaran baru dimulai 13 Juli 2020 dan PPDB dilaksanakan Juni 2020.

    Meski begitu, banyak daerah yang belum memiliki petunjuk teknis PPDB Sistem Zonasi Tahun Ajaran 2020/2021

    Hingga 20 Mei 2020, dia menerangkan, KPAI baru mendapatkan surat edaran juknis PPDB dari Provinsi Jawa Barat, DKI Jakarta, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Sumatera Utara. Itu pun baru Jawa Barat dan DKI Jakarta yang sudah ditandatangani.

    Adapun provinsi lain, seperti NTB dan Sumatera Utara, juknisnya masih berupa draft. Lalu Bengkulu baru tahap Dinas Pendidikan meminta data daya tampung sekolah.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan RUU Perlindungan Data Pribadi

    Pembahasan RUU Perlindugan Data Pribadi sedianya sudah berjalan sejak tahun 2019. Namun sampai awal Juli 2020, pembahasan belum kunjung berakhir.