Densus 88 Tangkap 6 Orang Jaringan Teroris JAD Kelompok Subchan

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi bersenjata berjaga saat Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menggeledah sebuah gudang ekspedisi di Jalan Kunti No 72, Surabaya, Jawa Timur, Kamis, 30 April 2020. Gudang ekspedisi itu diduga merupakan tempat kerja terduga teroris JH alias AF. ANTARA/Didik Suhartono

    Polisi bersenjata berjaga saat Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menggeledah sebuah gudang ekspedisi di Jalan Kunti No 72, Surabaya, Jawa Timur, Kamis, 30 April 2020. Gudang ekspedisi itu diduga merupakan tempat kerja terduga teroris JH alias AF. ANTARA/Didik Suhartono

    TEMPO.CO, Jakarta - Densus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap orang yang diuga jaringan teroris Jamaah Ansharut Daulah atau JAD di Jawa Tengah.

    Keduanya ditengarai anak buah Subchan di Kendal. 

    “Benar, Densus 88 menangkap 6 terduga teroris Jawa Tengah,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Ahmad Ramadhan hari ini, Selasa 26 Mei 2020.

    Penangkapan terhadap anggota jaringan teroris JAD dilakukan secara terpisah.

    Awalnya, Densus 88 menangkap dua orang berinisial REP dan BE di Solo, pada Kamis, 21 Mei 2020. REP ditangkap di kamar kosnya, wilayah Pasar Kliwon, Solo.

    Sedangkan BE ditangkap di wilayah Kecamatan Baki, Sukoharjo.

    Setelah itu, Densus 88 menangkap empat orang lainnya. Polisi yang mengungkap identitas empat orang itu berikut kronologis penangkapannya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Maria Pauline Lumowa, Pembobol Bank BNI Diekstradisi dari Serbia

    Tersangka kasus pembobolan Bank BNI, Maria Pauline Lumowa diekstradisi dari Serbia. Dana Bank BNI senilai Rp 1,7 triliun diduga jadi bancakan proyek.