Polri Meniadakan Kunjungan Tahanan Secara Fisik

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri, Brigadir Jenderal (Brigjen) Argo Yuwono melakukan konferensi pers terkait tersangka penyiraman penyidik senior KPK, Novel Baswedan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat, 27 Desember 2019.  Novel disiram air keras oleh dua orang tak dikenal pada 11 April 2017. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri, Brigadir Jenderal (Brigjen) Argo Yuwono melakukan konferensi pers terkait tersangka penyiraman penyidik senior KPK, Novel Baswedan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat, 27 Desember 2019. Novel disiram air keras oleh dua orang tak dikenal pada 11 April 2017. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta-Markas Besar Kepolisian RI meniadakan kunjungan keluarga secara fisik kepada tahanan di Lebaran tahun ini. Langkah tersebut diambil Polri mengingat situasi yang sedang menghadapi Covid-19.

    Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Argo Yuwono menuturkan, sebagai ganti, pihaknya menyediakan fasilitas kunjungan daring. "Jadi daring saja ya, online, melalui video call," ujar Argo melalui pesan teks pada Ahad, 24 Mei 2020.

    Argo berujar petugas lembaga pemasyarakatan atau rumah tahanan akan menyediakan alat untuk mendukung video call antar napi dengan pengunjung. "Jadi keluarga tahanan melakukan komunikasi dengan IT bisa. Nanti diatur penjaga tahanan,” ucap Argo.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.