Idul Fitri 2020, Jokowi: Pandemi Covid-19 Menuntut Pengorbanan

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo, berbincang dengan warga saat meninjau proses distribusi sembako tahap ketiga bagi masyarakat kurang mampu dan terdampak COVID-19 di kawasan Johar Baru, Jakarta Pusat, Senin, 18 Mei 2020. Foto: Lukas - Biro Pers Sekretariat Presiden

    Presiden Joko Widodo, berbincang dengan warga saat meninjau proses distribusi sembako tahap ketiga bagi masyarakat kurang mampu dan terdampak COVID-19 di kawasan Johar Baru, Jakarta Pusat, Senin, 18 Mei 2020. Foto: Lukas - Biro Pers Sekretariat Presiden

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Jokowi mengatakan pandemi Covid-19 menuntut pengorbanan dari semua pihak, salah satunya Hari Raya Idul Fitri 2020 harus dirayakan dengan cara yang berbeda. 

    Jokowi menuturkan bahwa pengorbanan selama wabah Covid-19 mendera juga berupa masyarakat tidak mudik dan tidak bersilaturahmi dengan cara yang biasa dilakukan.

    "Saya merasakan hal ini sangatlah berat, tapi keselamatan handai tolan dan sanak saudara tentu lebih penting. Dan harus menjadi prioritas kita semua," ucap Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, hari ini, Sabtu, 23 Mei 2020.

    Meski begitu, dia menyatakan meyakini bahwa Indonesia bisa melewati tahap pengorbanan ini dengan baik.

    "Bersama-sama, kita bangsa Indonesia akan mampu melewati ujian berat ini," ujar Presiden Jokowi.

    Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Jokowi juga mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriah kepada masyarakat.

    Idul Fitri tahun ini akan jatuh besok, Minggu, 24 Mei 2020.

    "Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin," ujar Jokowi diikuti oleh Iriana.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.