PBNU Tetapkan 1 Syawal atau Idul Fitri Jatuh Ahad, 24 Mei

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Umat islam melaksanakan shalat Id di Masjid Jami Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu, 5 Juni 2019. ANTARA

    Umat islam melaksanakan shalat Id di Masjid Jami Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu, 5 Juni 2019. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menetapkan Idul Fitri 1441 H jatuh pada 24 Mei 2020. Keputusan itu didasarkan atas laporan pemantauan hilal yang dilakukan tim Lembaga Falakiyah PBNU.

    "Atas dasar tersebut maka dengan ini PBNU mengikhbarkan bahwa ibadah puasa Ramadhan tahun 1441 H istikmal 30 hari dan awal bulan syawla 1441 H jatuh pada hari Ahad 24 Mei 2020," kata Ketum PBNU Said Aqil Siradj yang disiarkan di akun YouTube NU, Jumat, 22 Mei 2020.

    Adapun pemerintah melalui Kementerian Agama masih melakukan sidang isbat. Laporan Tim Falakiyah juga menyebut hilal awal Syawal belum terlihat.

    "Semua wilayah Indonesia memiliki ketinggian hilal negatif antara minus 5,29 sampai dengan minus 3,96 derajat. Hilal terbenam terlebih dahulu dibanding matahari,” ujar Pakar astronomi dari Tim Falakiyah Kementerian Agama, Cecep Nurwendaya pada Sidang Isbat Awal Syawal 1441H, di Jakarta, Jumat, 22 Mei.

    Keputusan Sidang Isbat akan diumumkan sekitar pukul 18.20 nanti oleh Menteri Agama Fachrul Razi. Adapun PP Muhammadiyah juga sudah terlebih dahulu menetapkan awal Syawal atau Lebaran jatuh pada Ahad, 24 Mei 2020.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.