Bamsoet: M. Nuh Mundur, Ada yang Tawar Motor Listrik Jokowi

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo atau Jokowi melakukan uji coba terhadap sepeda motor listrik Garansindo Electric Scooters ITS atau Gesits buatan mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) di Istana Merdeka, Jakarta, 7 November 2018. Uji coba dilakukan seusai pertemuan dengan semua pihak terkait, didampingi Menristekdikti M. Nasir, di Istana Merdeka. Tempo/Friski Riana

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi melakukan uji coba terhadap sepeda motor listrik Garansindo Electric Scooters ITS atau Gesits buatan mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) di Istana Merdeka, Jakarta, 7 November 2018. Uji coba dilakukan seusai pertemuan dengan semua pihak terkait, didampingi Menristekdikti M. Nasir, di Istana Merdeka. Tempo/Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyatakan ada yang menawar motor listrik Gesits bertanda tangan Presiden Joko Widodo dengan harga di atas Rp 2,55 miliar. Tawaran itu datang setelah pemenang lelang sebelumnya yakni pria asal Jambi bernama M. Nuh mundur.

    "Bahkan ada yang nge-bid (menawar) di atas Rp 2,55 miliar setelah mendengar M. Nuh yang mengaku pengusaha asal Jambi itu mundur," kata Bamsoet melalui pesan singkat, Jumat, 22 Mei 2020.

    Meski begitu, Bamsoet tak merinci siapa penawar tersebut. Ia mengatakan kelanjutan ihwal lelang itu akan diumumkan pada siang hari ini pada pukul 14.00 WIB.

    "Tunggu saja, akan kami umumkan siang nanti. Harusnya kemarin akan kami umumkan tapi terbentur hari besar," ucap dia.

    Menurut Bamsoet, banyak yang berminat terhadap motor listrik yang disumbang Presiden Jokowi itu. Ia mengatakan mereka ingin memiliki motor yang akan menjadi kenangan dan koleksi seumur hidup tersebut.

    Motor listrik itu sebelumnya dimenangkan M. Nuh, pria asal Jambi yang mengaku sebagai pengusaha, dengan harga Rp 2,55 miliar. Ia mengalahkan peminat lainnya, termasuk Warren Tanoesoedibyo yang menawar Rp 1,55 miliar, politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Maruarar yang menawar Rp 2,2 miliar, dan pengusaha Manado Gabriele Mowengkang yang menawar Rp 2,5 miliar.

    M. Nuh juga ditangkap Kepolisian Resor Kota Jambi. Pria yang dikabarkan bekerja sebagai buruh harian lepas ini dibawa dari rumahnya di Sungai Asam, Kecamatan Pasar Jambi, Jambi, pada Kamis, 21 Mei dini hari.

    Bamsoet pun meminta agar M. Nuh dibebaskan. Dia berpendapat tak ada masalah dari kejadian tersebut. "Saya sudah mohon untuk dibebaskan. Tidak ada yang dirugikan," kata mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat ini.

    Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jambi, Komisaris Besar Kuswahyudi mengatakan tak ada penahanan terhadap M. Nuh. "Tidak ada pemeriksaan dan tidak ada penangkapan. Dan tidak ada penahanan," kata Kuswahyudi singkat ketika ditanya ihwal permintaan Bamsoet, Jumat, 22 Mei 2020.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekaman 8 Menit 46 Detik Drama Kematian George Floyd

    Protes kematian George Floyd berkecamuk dari Minneapolis ke berbagai kota besar lainnya di AS. Garda Nasional dikerahkan. Trump ditandai oleh Twitter.