Warga Kota Tegal Diminta Tetap Jaga Jarak, Meski PSBB Berakhir

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah kendaraan melintas di Jalan Diponegoro Kota Tegal, Jawa Tengah, Senin, 11 Mei 2020. Setelah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar dan lockdown lokal sejak akhir Maret, tidak ada pasien positif Covid-19 yang dirawat di kota tersebut. ANTARA/Oky Lukmansyah

    Sejumlah kendaraan melintas di Jalan Diponegoro Kota Tegal, Jawa Tengah, Senin, 11 Mei 2020. Setelah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar dan lockdown lokal sejak akhir Maret, tidak ada pasien positif Covid-19 yang dirawat di kota tersebut. ANTARA/Oky Lukmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Kota Tegal Hendiati Bintang Takarini meminta warga kotanya untuk tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 meski kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) diakhiri. "Mengingatkan masyarakat agar tidak kendor meskipun Tegal sudah dinyatakan daerah hijau," kata Bintang kepada Tempo, Jumat, 22 Mei 2020.

    Pemerintah Kota Tegal akan melaksanakan apel bersama penutupan itu dengan sirine dan pesta kembang api, nanti malam, 22 Mei 2020.  Menurut Bintang, kegiatan itu adalah wujud kebersamaan, serta komitmen dari forum komunikasi pemerintah daerah untuk mendukung pelaksanaan protokol kesehatan Covid-19.

    Bintang mengatakan, apel bersama ini juga menjadi bukti kebersamaan Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono dan Wakil Wali Kota Muhammad Jumadi bersama jajaran Polri, pemuka agama, dan masyarakat.

    Apel malam penutupan PSBB bakal digelar sekitar pukul 22.00 WIB, di Alun-alun Kota Tegal.

    PSBB berakhir, Bintang mengatakan bahwa pandemi Covid-19 masih ada. Sehingga, masyarakat diminta menjaga Kota Tegal agar tetap menjadi zona hijau dengan mematuhi anjuran pemerintah dan protokol kesehatan. Tetap menjaga jarak fisik, melakukan kegiatan di rumah, mencuci tangan dengan air dan sabun, memakai masker.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    6 Rumor yang Jadi Nyata pada Kelahiran GoTo, Hasil Merger Gojek dan Tokopedia

    Dua tahun setelah kabar angin soal merger Gojek dengan Tokopedia berhembus, akhirnya penggabungan dua perusahaan itu resmi dan lantas melahirkan GoTo.