Belum Ada Penurunan Jumlah Pasien RS Darurat Corona Wisma Atlet

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim dokter memeriksa awal pasien terkait wabah corona atau COVID-19 di ruang IGD Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Jakarta, Sabtu 28 Maret 2020. (ANTARA/HO/Tim Kesehatan Kogasgabdap Wisma Atlet)

    Tim dokter memeriksa awal pasien terkait wabah corona atau COVID-19 di ruang IGD Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Jakarta, Sabtu 28 Maret 2020. (ANTARA/HO/Tim Kesehatan Kogasgabdap Wisma Atlet)

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kesehatan Kodam Jaya Kolonel CKM Stefanus Dony mengatakan belum ada penurunan jumlah pasien di RS Darurat Corona Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat.

    “Banyak pasien yang masuk, khususnya di wisma belum ada penurunan,” kata Dony dalam konferensi pers di akun Youtube BNPB, Kamis, 21 Mei 2020.

    Dony mengatakan, pada awal dibukanya Wisma Atlet sebagai rumah sakit darurat, tercatat ada 500 pasien. Kemudian seiring waktu, penambahan pasien menjadi 800, 900, hingga 1.000 pasien. “Yang sekarang ada di Wisma Atlet ini ada 1.018 pasien yang dirawat,” kata dia.

    Dari total 1.018 pasien, sebanyak 700 orang dikonfirmasi positif Covid-19. Adapun total seluruh pasien yang ditangani di RS sejak awal dibuka hingga sekarang sudah mencapai 3.700 pasien, dengan 1.800an orang sudah dipulangkan.

    Karena belum ada penurunan jumlah pasien, Dony pun mengimbau masyarakat untuk berpartisipasi dalam memutus penyebaran Covid-19.

    Ia meminta masyarakat memperhatikan protokol kesehatan yang didengungkan pemerintah, seperti memakai masker, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan jaga jarak fisik. “Kami meminta mereka ikut serta jaga diri untuk tidak menyebarkan,” katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.