Polisi Jelaskan Kronologis ABK WNI Meninggal di Kapal Long Xing

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Potongan gambar dari video kru kapal nelayan Cina yang membuang jenazah ABK Indonesia ke laut.[YouTube MBCNEWS]

    Potongan gambar dari video kru kapal nelayan Cina yang membuang jenazah ABK Indonesia ke laut.[YouTube MBCNEWS]

    TEMPO.CO, JakartaBadan Reserse Kriminal Markas Besar Polri Brigadir Jenderal Ferdy Sambo menjelaskan kronologis empat orang ABK WNI di Kapal Long Xing 629.

    Ia mengatakan awalnya ada 22 ABK Indonesia terbang ke Busan, Korea Selatan pada 13 Februari-14 Februari 2019.

    "Awalnya ada 22 ABK yang berlayar di Kapal Long Xing 629 ini. Dari 22 ABK ini, 14 ABK sudah kembali (ke Indonesia), empat meninggal, kemudian ada empat lagi masih hidup," kata Sambo, Rabu, 20 Mei 2020.

    Sambo menyebut, pada mulanya mereka bekerja di Kapal Long Xing 629. Kemudian pada Maret 2019, dua ABK bernama Edo dan Idris pindah ke Kapal Long Xing 630.

    Pada 22 Desember 2019, ABK Sepri sakit dan akhirnya meninggal dan dilarung dari Kapal Long Xing 629 ke laut.

    Di bulan yang sama, ABK Yudha, Alfatah dan Karman pindah ke Kapal Long Xing 802.

    Namun Alfatah sakit dan kemudian meninggal pada 27 Desember. Jenazahnya dilarung oleh kapten Kapal Long Xing 802 di laut.

    Sisa 16 ABK di Kapal Long Xing 629 dipindahkan semua ke Kapal Tian Yu 8.

    ABK Ari meninggal pada 2 April 2020 dan dilarung dari Kapal Tian Yu 8 di laut.

    Kemudian 15 ABK tiba di Busan. Namun ABK Effendi meninggal di rumah sakit pada 26 April 2020.

    Sebanyak 14 ABK akhirnya dipulangkan ke Jakarta.

    Polisi telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus ini, yakni William Gozaly selaku karyawan PT APJ di Bekasi, Joni Kasiyanto selaku Direktur PT SMG di Pemalang dan Kiagus M. Firdaus selaku karyawan PT LPB di Tegal.

    Atas perbuatannya, ketiga tersangka dipersangkakan dengan Pasal 4 UU Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.