Kasus ABK Kapal Cina, Mabes Polri Tahan 3 Tersangka

Ilustrasi Perdagangan Orang / Human Trafficking. chronicle.durhamcollege.ca

TEMPO.CO, Jakarta - Badan Reserse Kriminal Polri menahan tiga tersangka kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang yang menimpa ABK (Anak Buah Kapal) asal Indonesia di Kapal Cina Long Xin.

Ketiga tersangka dari perusahaan penyalur tenaga kerja, yakni W dari PT APJ, J dari PT SMG, dan F dari PT LPB.

"Kami tetapkan tersangka dan sekarang (mereka) ditahan di Rutan Bareskrim Polri," kata Direktur Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Ferdy Sambo dalam konferensi pers virtual hari ini, Rabu, 20 Mei 2020.

Kepolisian menyangka para tersangka telah melakukan perdagangan orang dengan mengirimkan 22 ABK untuk bekerja di kapal Cina. Namun, pengiriman itu tak sesuai. Bahkan, para ABK Indonesia itu dipekerjakan tidak sesuai kontrak dan tidak mendapatkan gaji sesuai yang dijanjikan.

“Penyidik menyimpulkan adanya tindak pidana yang dilakukan baik perorangan maupun korporasi." 

Kasus TPPO tersebut bermula dari video viral pelarungan jenazah ABK yang meninggal di kapal Long Xing 629 yang diunggah YouTuber Korea Selatan pada 7 Mei 2020.

Pada 9 Mei 2020, Bareskrim mulai menyelidiki kasus ini dengan memeriksa 14 ABK yang telah kembali ke Tanah Air. Pada 13 Mei, Kepolisian mulai melakukan penyidikan.






6 ABK WNI yang Terlantar 7 Bulan di Filipina Kini Sudah Pulang

4 hari lalu

6 ABK WNI yang Terlantar 7 Bulan di Filipina Kini Sudah Pulang

Kasus ini sempat viral di media sosial saat salah satu anak dari ABK WNI itu melalui akun @maimeichil bercerita tentang kasus, yang dialami ayahnya.


Viral Anggota Polairud Kotawaringin Barat Memalak ABK, Begini Seharusnya Tugas Polairud

21 hari lalu

Viral Anggota Polairud Kotawaringin Barat Memalak ABK, Begini Seharusnya Tugas Polairud

Anggota Polairud di Kalimantan Tengah tertangkap kamera memalak ABK di Perairan Kumai, Kotawaringin Barat. Apa sebenarnya tugas dan fungsi Polairud?


WNI Nakhoda Kapal Calvin-02 Tewas di Perairan Australia, Luhut Diminta Investigasi

43 hari lalu

WNI Nakhoda Kapal Calvin-02 Tewas di Perairan Australia, Luhut Diminta Investigasi

DFW meminta Menteri Luhut mengusut kasus tewasnya warga negara Indonesia (WNI) di kapal saat terjadi insiden di perbatasan perairan Australia.


Nasib ABK di Kapal Asing, Bekerja Diperbudak Melapor Diabaikan

23 Juli 2022

Nasib ABK di Kapal Asing, Bekerja Diperbudak Melapor Diabaikan

Hampir genap satu tahun bekerja di kapal dengan jam kerja berlebih dan perlengkapan serta makanan seadanya, para ABK itu mulai diserang penyakit.


KM Setia Makmur Tenggelam di Laut Arafura, 15 ABK Hilang

3 Juli 2022

KM Setia Makmur Tenggelam di Laut Arafura, 15 ABK Hilang

Tim SAR gabungan pada Minggu 3 Juli 2022 melakukan pencarian terhadap KM Setia Makmur 06 yang dilaporkan tenggelam di laut Arafura.


27 ABK China Hilang karena Kapal Tenggelam Diterjang Topan Chaba

3 Juli 2022

27 ABK China Hilang karena Kapal Tenggelam Diterjang Topan Chaba

Sedikitnya 27 ABK hilang setelah kapal mereka dihempas Topan Chaba di selatan China pada akhir pekan ini


Terpopuler Bisnis: Masyarakat Dusun Dirikan Perusahaan Tambang, Uji Coba Bayar Tol Tanpa Henti

28 Juni 2022

Terpopuler Bisnis: Masyarakat Dusun Dirikan Perusahaan Tambang, Uji Coba Bayar Tol Tanpa Henti

Berita terpopuler di kanal ekonomi dan bisnis sepanjang Senin kemarin, 27 Juni, dimulai dari masyarakat Dusun Belo membentuk perusahaan pertambangan.


Terkini Bisnis: Kronologi Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang, Harga Telur Rp 30 Ribu

27 Juni 2022

Terkini Bisnis: Kronologi Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang, Harga Telur Rp 30 Ribu

Kecelakaan beruntun di Tol Cipularang bermula dari rem bus yang blong.


7 ABK RI Melarikan Diri dari Kapal Korea dengan Cara Berenang, 1 Meninggal

27 Juni 2022

7 ABK RI Melarikan Diri dari Kapal Korea dengan Cara Berenang, 1 Meninggal

Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Ketenagakerjaan Chairul Fadli Harahap mengatakan pemerintah mendampingi anak buang kapal (ABK) asal Indonesia yang melarikan diri dari kapal berbendera Korea.


Top 3 Dunia: Tabrakan Tanker, Ukraina Abaikan Ultimatum

17 Juni 2022

Top 3 Dunia: Tabrakan Tanker, Ukraina Abaikan Ultimatum

Berita Top 3 Dunia pada Kamis 16 Juni 2022 adalah tentang hukuman pada pemilik kapal tanker minyak harus membayar ke denda Rp658 miliar