Jokowi: Kita Harus Bisa Buat Vaksin Covid-19 Sendiri

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gedung Lembaga Eijkman. TEMPO/Nickmatulhuda

    Gedung Lembaga Eijkman. TEMPO/Nickmatulhuda

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengapresiasi hasil riset Lembaga Biologi Molekuler Eijkman yang menemukan tujuh genome untuk pengembangan vaksin Covid-19. Jokowi berharap riset itu terus dikembangkan, sehingga Indonesia bisa membuat vaksin Covid-19 sendiri.

    “Kita juga harus mampu menghasilkan vaksin sendiri. Saya gembira lembaga Eijkman sudah mendapatkan dari mengenai 7 urutan genome lengkap virus yang sangat berguna untuk pengembangan vaksin," ujar Jokowi saat membuka acara peluncuran Produk Riset, Teknologi dan Inovasi untuk Percepatan, Penanganan Covid-19 yang disiarkan melalaui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Rabu, 20 Mei 2020.

    Jokowi juga mengaku senang mendengar komunitas peneliti terus bekerja sama menemukan obat virus Corona dan terapi pengobatan Covid-19. Ia meminta agar karya itu jangan hanya berhenti di laboratorium dan jangan hanya sebatas prototype saja, tapi harus terus berlanjut.

    "Harus diproduksi secara massal untuk memenuhi kebutuhan domestik kita dan juga bisa diekspor ke mancanegara," kata Jokowi.

    Bersamaan dengan momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional, Jokowi menebar optimisme bahwa Indonesia bisa mandiri dan menciptakan produk-produk penanganan Covid-19 di dalam negeri, di antaranya vaksin Covid-19.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.