Jokowi: Prosedur Bantuan Harus Dibuat Sesederhana Mungkin

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang dengan warga saat meninjau proses distribusi sembako tahap ketiga bagi masyarakat kurang mampu dan terdampak COVID-19 di kawasan Johar Baru, Jakarta Pusat, Senin, 18 Mei 2020. ANTARA

    Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang dengan warga saat meninjau proses distribusi sembako tahap ketiga bagi masyarakat kurang mampu dan terdampak COVID-19 di kawasan Johar Baru, Jakarta Pusat, Senin, 18 Mei 2020. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengungkapkan beberapa kendala yang menyebabkan masih banyaknya bantuan tunai dan bantuan sosial atau bansos belum tersalurkan kepada warga terdampak Covid-19.

    Kendala pertama, kata Jokowi, prosedur di lapangan yang berbelit-belit. Padahal, kata Jokowi, saat ini situasi dalam keadaan tidak normal atau extra-ordinary.

    “Oleh karena itu, saya minta aturan dibuat sesederhana mungkin tanpa mengurangi akuntabilitas,” ujar Jokowi saat membuka rapat terbatas dari Istana Merdeka via telekonferensi, Selasa, 19 Mei 2020.

    Kendala kedua, data keluarga penerima manfaat yang tidak sinkron antara pusat dan daerah.

    “Maka dari itu, saya minta libatkan RT/RW dan desa. Buat mekanisme yang lebih terbuka dan transparan sehingga semuanya bisa segera disalurkan. Baik itu BLT Dana Desa, Bansos Tunai. Saya kira ini ditunggu masyarakat,” ujar Jokowi. 

    Bantuan tunai dan bantuan langsung tunai (BLT) dana desa merupakan bantuan khusus yang diberikan pemerintah bagi warga terdampak Covid-19. Adapun besaran bantuan yakni Rp 600.000,- per bulan untuk setiap kepala keluarga selama tiga bulan berturut-turut. Besaran yang sama untuk BLT Dana Desa selama tiga bulan berturut-turut. 

    Sampai saat ini, penyaluran dua jenis bantuan tersebut belum sampai separuh dari yang ditargetkan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekaman 8 Menit 46 Detik Drama Kematian George Floyd

    Protes kematian George Floyd berkecamuk dari Minneapolis ke berbagai kota besar lainnya di AS. Garda Nasional dikerahkan. Trump ditandai oleh Twitter.