Pemerintah Juga Pernah Ubah Penyajian Data Meninggal Covid-19

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peziarah menggunakan masker saat akan berdoa di makam keluarga yang menjadi korban virus corona atau Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Sabtu, 16 Mei 2020. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Peziarah menggunakan masker saat akan berdoa di makam keluarga yang menjadi korban virus corona atau Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Sabtu, 16 Mei 2020. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah mengubah penyajian data Orang Dalam Pengawasan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19.

    Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, menjelaskan berdasarkan cara penyajian terbaru maka pasien ODP yang sehat akan dikeluarkan dari data tersebut.

    Demikian pula dengan orang yang berstatus PDP. Apabila hasil tes menyatakan positif, maka dia akan masuk kelompok positif Covid-19. “Jika negatif dan sembuh atau meninggal, maka bukan Covid-19,” kata Yurianto Senin, 18 Mei 2020.

    Dengan cara ini, jumlah ODP yang diumumkan oleh pemerintah pada hari ini, Senin, 18 Mei 2020 turun menjadi 45.047 orang. Begitu pula jumlah PDP berkurang menjadi 11.422 orang.

    Sementara itu, kemarin, Ahad, 17 Mei 2020 jumlah PDP masih berada di angka 270.876 orang, sedangkan PDP 35.800 orang.

    Pernah mengubah penyajian data pasien meninggal...


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.