Platform KawalBansos.id Diluncurkan, Pendiri: Saya Gelisah

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Sosial Juliari P Batubara (tengah) berfoto bersama Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos Pepen Nazaruddin (kiri) dan Direktur Hubungan Strategis dan Kelembagaan PT POS Indonesia (Persero) Noer Fajriensyah saat melepas distribusi bantuan sosial sembako di depan Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 20 April 2020. Pemerintah mulai menyalurkan bantuan sosial untuk wilayah di DKI Jakarta dalam rangka penanganan COVID-19 di wilayah Jabodetabek. ANTARA/Sigid Kurniawan-Pool

    Menteri Sosial Juliari P Batubara (tengah) berfoto bersama Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos Pepen Nazaruddin (kiri) dan Direktur Hubungan Strategis dan Kelembagaan PT POS Indonesia (Persero) Noer Fajriensyah saat melepas distribusi bantuan sosial sembako di depan Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 20 April 2020. Pemerintah mulai menyalurkan bantuan sosial untuk wilayah di DKI Jakarta dalam rangka penanganan COVID-19 di wilayah Jabodetabek. ANTARA/Sigid Kurniawan-Pool

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Eksekutif PARA Syndicate Ari Nurcahyo meluncurkan platform KawalBansos.id, pada Minggu 17 Mei 2020. Platform tersebut merupakan saluran untuk menerima laporan dari warga terkait pengaduan dan pengawasan dalam penyaluran bantuan sosial Covid-19.

    Ari mengatakan, pendirian platform berangkat dari sejumlah masalah terkait penyaluran bansos, khususnya pendataan. Ia mengaku gelisah dan terus memikirkan apa yang harus dilakukan untuk mengatasi hal tersebut.

    “Kalau kamu yakin melakukan sesuatu apapun itu memberikan kebaikan, lakukanlah. Dan itu menguatkan saya,” kata Ari.

    Koordinator KawalBansos.id, Irwan Runtuwene, menjelaskan bahwa platform tersebut merupakan saluran pelaporan yang cukup mudah. KawalBansos.id bekerja sama dengan Kantor Staf Presiden dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam pengawasan dan pelaporannya.

    Selain itu, masyarakat juga bisa melaporkan jika ada tetangga yang belum menerima bansos. “Ayo bantu laporkan. Maka inilah ide utama dari KawalBansos.id,” ujar Irwan.

    Dalam laman KawalBansos.id, tampilan utamanya langsung terdiri dari sejumlah kolom berisi pengaduan dan data penerima bantuan. Masyarakat juga bisa melaporkan penyimpangan yang terjadi di lingkungannya.

    Selanjutnya, KawalBansos.id akan meneruskan laporan yang diterima kepada otoritas pemerintah yang berwenang. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.