Pos Polisi di Paniai Papua Diserang, Empat Senjata Api Dicuri

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw (kiri) didampingi Pangdam XVII/Cendrawasih Mayjen TNI Herman Asaribab (kedua kiri) menyalami anggota Brimob di sela-sela upacara apel gabungan di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Senin 14 Oktober 2019. TNI dan Polri bersinergi untuk meningkatkan pengamanan di Wamena. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

    Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw (kiri) didampingi Pangdam XVII/Cendrawasih Mayjen TNI Herman Asaribab (kedua kiri) menyalami anggota Brimob di sela-sela upacara apel gabungan di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Senin 14 Oktober 2019. TNI dan Polri bersinergi untuk meningkatkan pengamanan di Wamena. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekelompok orang tak dikenal menyerang pos polisi 99 Ndeotadi, Distrik Bogobaida, Kabupaten Paniai, Papua pada Jumat, 15 Mei 2020. Mereka membawa kabur empat pucuk senjata api.

    Selain membawa kabur empat senjata milik polisi, kelompok tersebut juga mencederai Briptu Kristian Paliling yang saat itu sedang menjaga pospol hingga menyebabkan luka serius.

    Kepala Kepolisian Daerah Papua Inspektur Jenderal Paulus Waterpauw membenarkan terjadinya insiden penyerangan tersebut.

    Paulus mengatakan belum mengetahui siapa otak di balik penyerangan pos polisi ini. "Besok, Ahad (17/5) saya akan ke TKP," kata dia kepada Antara Sabtu, 16 Mei 2020. Pospol 99 Ndeotadi berada di kawasan penambangan emas rakyat dan hanya dapat dijangkau dengan menggunakan helikopter. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekaman 8 Menit 46 Detik Drama Kematian George Floyd

    Protes kematian George Floyd berkecamuk dari Minneapolis ke berbagai kota besar lainnya di AS. Garda Nasional dikerahkan. Trump ditandai oleh Twitter.