Covid-19, Kampus Ini Ganti UAS dengan Kegiatan Sosial

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung duduk di ruang tunggu pasien IGD di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso yang merupakan rumah sakit rujukan Covid-19, di Jakarta, 24 Maret 2020. Dirut RSPI Sulianti Saroso, Mohammad Syahril mengungkapkan, sejak menjadi rumah sakit rujukan pasien Corona kini RSPI Sulianti Saroso tidak menerima pasien umum. TEMPO/Nurdiansah

    Pengunjung duduk di ruang tunggu pasien IGD di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso yang merupakan rumah sakit rujukan Covid-19, di Jakarta, 24 Maret 2020. Dirut RSPI Sulianti Saroso, Mohammad Syahril mengungkapkan, sejak menjadi rumah sakit rujukan pasien Corona kini RSPI Sulianti Saroso tidak menerima pasien umum. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Pandemi Covid-19 membuat Sekolah Tinggi Teologi Amanat Agung mengganti Ujian Akhir Semester dengan kegiatan sosial. Sekolah teologi Kristen ini memberi paket sembako hingga alat pelindung diri.

    "Kegiatan ini memang disepakati sebagai pengganti makalah dan Ujian Akhir semester yang biasanya dilakukan oleh mahasiswa," kata Ketua Tim Peduli Sesama STT Amanat Agung Astri Sinaga dalam keterangan tertulis, Kamis, 14 Mei 2020.

    Ia meyakini kegiatan tersebut bisa menjadi proses belajar yang nyata bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan pemahaman teologi yang selama ini telah dipelajari.

    Astri mengatakan timnya dibentuk setelah sekolah memutuskan menghentikan kegiatan belajar mengajar pada 22 April 2020. Seharusnya, perkuliahan semester ini rampung pada 15 Mei 2020.

    Setelah kegiatan belajar mengajar dihentikan, kata Astri, timnya dibentuk guna menggerakkan seluruh komunitas kampus, baik mahasiswa, dosen dan tenaga kependidikan yang ada di dalam kampus untuk melakukan kegiatan kepedulian terhadap masyarakat sekitar yang terdampak kondisi wabah virus Covid 19 ini.

    Tiga pekan berkegiatan, ia berujar timnya telah membagikan 1.000 paket mie instan, 500 paket sembako dari 1.000 paket ditargetkan, 2.000 nasi kotak dari 5.000 kotak yang ditargetkan, serta mengirim 350 alat pelindung diri lengkap ke rumah sakit yang membutuhkan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemenag Berikan Pedoman Berkegiatan di Rumah Ibadah saat Pandemi

    Kementerian Agama mewajibkan jemaah dan pengurus untuk melaksanakan sejumlah pedoman ketika berkegiatan di rumah ibadah saat pandemi covid-19.