Yurianto: Laporkan Jual-Beli Surat Bebas Covid-19

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mudik dengan bus. ANTARA/Wahdi Septiawan

    Ilustrasi mudik dengan bus. ANTARA/Wahdi Septiawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru Bicara Pemerintah untuk Percepatan Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto meminta masyarakat melaporkan kepada polisi bila menemukan jual-beli Surat Bebas Covid-19 yang beredar di internet.

    “Laporkan saja,” kata Yurianto lewat pesan singkat hari ini, Kamis, 14 Mei 2020.

    Beredar foto penjualan Surat Bebas Covid-19 di sejumlah situs jual-beli online. Surat itu dibanderol dengan harga Rp 70 ribu.

    Saat ini, tautan ke laman penjualan surat itu sudah tak bisa diakses.

    Penjualan Surat Bebas Covid-19 muncul setelah Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mengeluarkan Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 mengenai Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

    Salah satu syarat masyarakat dapat melakukan perjalanan lintas daerah, menurut surat edaran itu, adalah menunjukkan hasil tes negatif Covid-19 berdasarkan tes Polymerase Chain Reaction (PCR), rapid test, atau surat keterangan sehat dari dinas kesehatan, rumah sakit atau klinik kesehatan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemenag Berikan Pedoman Berkegiatan di Rumah Ibadah saat Pandemi

    Kementerian Agama mewajibkan jemaah dan pengurus untuk melaksanakan sejumlah pedoman ketika berkegiatan di rumah ibadah saat pandemi covid-19.