Buku Panduan Karantina Disiapkan untuk WNI dari Luar Negeri

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi memberikan pernyataan pers terkait larangan masuk sementara bagi warga negara asing ke Indonesia di Kantor Kementerian Luar Negeri Jakarta, Kamis 5 Maret 2020. Pemerintah Indonesia mengeluarkan larangan masuk sementara ke Indonesia bagi warga negara asing dari sejumlah wilayah di Iran, Korea Selatan dan Italia terkait menyebarnya virus corona di tiga negara. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

    Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi memberikan pernyataan pers terkait larangan masuk sementara bagi warga negara asing ke Indonesia di Kantor Kementerian Luar Negeri Jakarta, Kamis 5 Maret 2020. Pemerintah Indonesia mengeluarkan larangan masuk sementara ke Indonesia bagi warga negara asing dari sejumlah wilayah di Iran, Korea Selatan dan Italia terkait menyebarnya virus corona di tiga negara. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah tengah menyusun buku panduan karantina mandiri (self quatarantine) bagi masyarakat, terutama warga negara Indonesia (WNI) yang baru kembali dari luar negeri.

    "Saat ini Gugus Tugas ters bekerja dengan lembaga terkait untuk memfinalisasi panduan buku ini," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam press briefing hari ini, Kamis, 14 Mei 2020.

    Menurut Retno, hingga kemarin terdapat  95.102 WNI yang kembali ke Indonesia. Kebanyakan dari mereka dari Malaysia dan ABK (Anak Buah Kapal) kapal pesiar.

    Retno pun mengatakan ada 4.465 WNI yang sudah kembali dengan prakarasa sendiri dari 28 negara. Terakhir, 15 WNI dari Singapura tiba di Surabaya kemarin, Rabu, 13 Mei 2020.

    "Saya mengingatkan bahwa protokol kesehatan wajib diterapkan bagi seluruh kedatangan, seperti telah diatur Kementerian Kesehatan."

    Malaysia mendominasi lokasi kepergian para WNI. Menurut Retno, dari Maret sampai Mei 2020 terdapat 74.870 WNI yang pulang dari Malaysia. 21 persen di antaranya lewat darat, 64 persen laut, dan 15 persen lewat udara.

    Adapun 15.820 ABK sudah pulang dari 21 negara. Mereka tiba di Indonesia dari beberapa titik kedatangan yang telah disiapkan.

    Sebanyak 40 persen dari mereka tiba lewat Bandara Ngurah Rai Bali, 44 persen di Bandara Soekarno-Hatta, 8 persen lewat Pelabuhan Tanjung Priok, dan 6 persen dari Pelabuhan Benoa, Bali.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemendikbud, yang Diperhatikan Saat Murid Belajar dari Rumah

    Solusi menghambat wabah Covid-19 diantaranya adalah belajar dari rumah dengan cara menghentikan sekolah biasa dan menggantinya dengan sekolah online.