Fachrul Razi Minta Ulama Jelaskan Fikih Salat Idul Fitri di Rumah

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga Kota Palembang  melaksanakan shalat Id 1 Syawal 1440 H  di pusat Kota Palembang, Sumsel, Rabu, 5 Juni 2019.  Ribuan masyarakat tumpah ruah  memadati sekitar Bundaran air Mancur (BAM) dan ruas Jembatan Ampera. ANTARA

    Warga Kota Palembang melaksanakan shalat Id 1 Syawal 1440 H di pusat Kota Palembang, Sumsel, Rabu, 5 Juni 2019. Ribuan masyarakat tumpah ruah memadati sekitar Bundaran air Mancur (BAM) dan ruas Jembatan Ampera. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Agama Fachrul Razi meminta para ulama, termasuk Majelis Ulama Indonesia atau MUI, dapat menjelaskan kepada masyarakat tentang fikih Salat Idul Fitri di rumah.

    Ia menyebut salat Idul Ied sebagai Sunah Muakkadah, yaitu, sunah yang sangat dianjurkan.

    Ia pun meminta masyarakat agar menjalankan salat Ied dari rumah di tengah pandemi Covid-19.

    "Saya imbau umat Islam menjalankan Salat Id di rumah bersama keluarga inti. Ini bagian dari empati dan komitmen kita sebagai umat beragama dalam penanganan COVID-19," ujar Fachrul lewat keterangan tertulis pada Rabu, 13 Mei 2020.

    Meski begitu, Ia tetap meminta masyarakat menyambut Idul Fitri 1441 H dengan suka-cita dan bahagia.

    "Pandemi Covid-19 tidak boleh mengurangi kebahagiaan dan kegembiraan kita dalam menyambut Idul Fitri 1441 H," ujar Fachrul Razi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTUN: Blokir Internet di Papua dan Papua Barat Melanggar Hukum

    PTUN umumkan hasil sidang perihal blokir internet di Papua dan Papua Barat pada akhir 2019. Menteri Kominfo dan Presiden dinyatakan melanggar hukum.