BNPB: Jumlah Kasus Covid-19 di Daerah Ditargetkan Naik

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Puluhan pedagang Pasar Simo dan Pasar Simo Gunung, Kota Surabaya, Jawa Timur, Kamis (7/5/2020), menjalani rapid test atau tes cepat COVID-19 menyusul ada salah satu pedagang setempat terkonfirmasi positif COVID-19 dan saat ini sudah meninggal dunia. (FOTO ANTARA/HO-Humas Pemkot Surabaya)

    Puluhan pedagang Pasar Simo dan Pasar Simo Gunung, Kota Surabaya, Jawa Timur, Kamis (7/5/2020), menjalani rapid test atau tes cepat COVID-19 menyusul ada salah satu pedagang setempat terkonfirmasi positif COVID-19 dan saat ini sudah meninggal dunia. (FOTO ANTARA/HO-Humas Pemkot Surabaya)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelaksana tugas Deputi II BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) Dody Ruswandi mengatakan jumlah kasus positif Covid-19 di daerah memang ditargetkan meningkat.

    "Di daerah, harapannya hasil positif itu naik," kata Dody dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VIII DPR hari ini, Selasa, 12 Mei 2020.

    Dody mengungkapkannya untuk menjawab pertanyaan DPR tentang kenaikan jumlah pasien Covid-19.

    Dody yang juga anggota Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 menerangkan bahwa kenaikan jumlah orang positif Covid-19 ditargetkan hingga 40 ribu.

    Kenaikan jumlah kasus seiring dengan penambahan tes Covid-19, seperti disampaikan Presiden Jokowi yang mematok target pengujian hingga 10 ribu per hari.

    Menurut dia, Gugus Tugas Covid-19 tengah meningkatkan kapasitas baik dari segi laboratorium maupun sumber daya manusia. Targetnya kenaikan kapasitas pengecekan mulai akhir pekan ini.

    "Jangan kaget Bapak dan Ibu bahwa minggu depan akan cenderung banyak naiknya (jumlah pasien Covid-19)."

    Dody menerangkan bahwa jika pengujian masif berhasil maka kurva puncak Covid-19 kemungkinan terjadi di awal Juni 2020. Fasilitas kesehatan pun disiapkan untuk mengahdai puncak kurva tersebut.

    "Setelah itu mudah-mudahan (kurva Covid-19) bisa landai ke bawah."

    Sebelumnya, Presiden Jokowi menargetkan kurva Covid-19 harus melandai pada bulan ini, Mei 2020.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.