BNPB Sebut Daerah Se-Pulau Jawa Perlu Usulkan PSBB

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Puluhan pedagang Pasar Simo dan Pasar Simo Gunung, Kota Surabaya, Jawa Timur, Kamis (7/5/2020), menjalani rapid test atau tes cepat COVID-19 menyusul ada salah satu pedagang setempat terkonfirmasi positif COVID-19 dan saat ini sudah meninggal dunia. (FOTO ANTARA/HO-Humas Pemkot Surabaya)

    Puluhan pedagang Pasar Simo dan Pasar Simo Gunung, Kota Surabaya, Jawa Timur, Kamis (7/5/2020), menjalani rapid test atau tes cepat COVID-19 menyusul ada salah satu pedagang setempat terkonfirmasi positif COVID-19 dan saat ini sudah meninggal dunia. (FOTO ANTARA/HO-Humas Pemkot Surabaya)

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Harmensyah mengatakan daerah se-Pulau Jawa perlu mengusulkan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Alasannya, Pulau Jawa menyumbang mayoritas kasus Covid-19 untuk skala nasional.

    "Perlu melakukan penerapan pemberlakuan PSBB se-Jawa kelihatannya," kata Harmensyah dalam Rapat Dengar Pendapat virtual dengan Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat, Selasa, 12 Mei 2020.

    Menurut Harmensyah, dari total jumlah kasus, Pulau Jawa menyumbang 70 persen angka nasional. Begitu pula dengan jumlah kematian sebesar 82 persen dan angka sembuh sebesar 56 persen terhadap data nasional.

    Data ini juga dikemukakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat membuka rapat terbatas mengenai evaluasi PSBB pada hari ini. "Saya minta Gugus Tugas untuk memastikan pengendalian Covid-19 di lima provinsi di Pulau Jawa betul-betul dilakukan secara efektif terutama dalam waktu dua minggu ke depan," kata Jokowi.

    Harmensyah mengatakan, hingga saat ini belum semua daerah menerapkan PSBB. Terhitung baru ada empat provinsi dan 16 kabupaten/kota yang menerapkan PSBB.

    "Kami merekomendasikan bahwa daerah yang tinggi angka kasus positif terkonfirmasi untuk melaksanakan PSBB atas inisiatif daerah," kata Harmensyah. "Tentunya didukung oleh TNI/Polri, dan seluruh stakeholder, baik pusat maupun daerah."

    Hingga kemarin, terhitung ada 14.265 kasus positif terkonfirmasi Covid-19 di Indonesia. Jumlah pasien sembuh mencapai 2.881 orang dan meninggal 991 orang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?