BNPB: Covid-19 Tak Bisa Selesai 100 Persen

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Antrean warga yang akan melakukan rapid test virus Corona di Terowongan Kendal, kawasan Sudirman, Jakarta, Rabu, 6 Meil 2020. Pemeriksaan COVID-19 dengan laboraturium berjalan ini dilakukan dengan metode molekuler atau PCR (Polymerase Chain Reaction) untuk mendeteksi positif atau tidaknya COVID-19 pada seseorang. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Antrean warga yang akan melakukan rapid test virus Corona di Terowongan Kendal, kawasan Sudirman, Jakarta, Rabu, 6 Meil 2020. Pemeriksaan COVID-19 dengan laboraturium berjalan ini dilakukan dengan metode molekuler atau PCR (Polymerase Chain Reaction) untuk mendeteksi positif atau tidaknya COVID-19 pada seseorang. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Deputi Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Lilik Kurniawan, mengatakan wabah Covid-19 tak akan bisa selesai 100 persen. Sebab, kata dia, hingga saat ini belum ada vaksin untuk penyakit yang berasal dari keluarga virus Corona ini.

    Namun, ia memprediksi Juni mendatang kurva Covid akan mulai landai. “Juni bisa mulai landai. Nanti insya Allah September sudah mulai menurun,” kata Lilik dalam diskusi Sampai Kapan Wabah Covid-19 Berakhir yang disiarkan akun Youtube Tribrata TV Humas Polri, Senin, 11 Mei 2020.

    Untuk mencapai target kurva melandai, Lilik mengatakan masyarakat harus berdisiplin secara terus menerus, dengan menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan mandi jika habis keluar rumah.

    “Kalau itu bisa kita tekan sama-sama dan terus menerus, insya Allah grafik akan segera landai dan turun,” ujarnya.

    Selain disiplin, masyarakat juga diminta memiliki kesadaran kolektif. Misalnya melakukan protokol kesehatan di semua tempat. Kemudian, Lilik juga meminta masyarakat untuk bersabar dan selalu berdoa. “Ini prasyarat yang harus kita lakukan,” katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?